DepokNews–Sejumlah sivitas akademika dari Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) sebagai upaya menanggapi status siaga COVID-19 yang meningkat. Kegiatan pengmas yang diketuai dosen program studi ( prodi) Periklanan Kreatif, Dr. Sri Rahayu, ini mengusung dua misi yaitu mengedukasi masyarakat tentang upaya mencegah kerentanan sosial ekonomi sebagai dampak COVID-19, serta memberikan bantuan 45 paket essential kit, terdiri atas: empat masker kain dua lapis, hand sanitizer, sabun cuci tangan, vitamin C, jus buah, dan satu buah buku “Panduan Siaga COVID-19: Beradaptasi dengan The New Normal.”

Kegiatan pengmas yang mengusung tema “UI Peduli: Pencegahan Kerentanan Sosial Ekonomi Sebagai Dampak COVID-19” ini berlangsung pada 12 September 2020, di Kelurahan Beji Timur, Kota Depok.

Buku berjudul “Panduan Siaga COVID-19 : Beradaptasi dengan The New Normal” merupakan karya Dr. Sri Rahayu dan tim yang berisi tentang hal-hal dan cara terjadinya persebaran virus COVID-19, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya persebaran virus tersebut. Buku ini juga menyajikan beberapa tips yang dapat dilakukan dalam upaya mencegah kerentanan sosial ekonomi sebagai dampak COVID-19, contohnya: cermat mengelola keuangan dan alternatif bisnis sederhana yang dapat dilakukan dari rumah. Buku didesain dengan ilustrasi menarik dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, agar dapat dicerna dengan baik oleh masyarakat dari berbagai kalangan dan usia.

Dr. Sri Rahayu mengemukakan, “Kegiatan ini bertepatan dengan diaktifkan kembali status PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah DKI Jakarta. Kami berharap, bantuan yang kami sampaikan ini dapat tepat sasaran, khususnya bagi mereka yang masih harus beraktivitas di luar rumah pada kondisi pandemi ini. Melalui program pengmas, kami mengusung dua misi yaitu: mengedukasi masyarakat untuk berlaku dan bertindak di era new normal pandemi COVID-19, dan memberikan alternatif upaya-upaya pencegahan kerentanan sosial ekonomi sebagai dampaknya. Kami juga mengkomunikasikan kepada warga mengenai pentingnya untuk tahu bagaimana berlaku dan bertindak di era pandemi, sehingga dapat tetap beraktivitas tanpa membahayakan orang sekitar dan keluarga. Beberapa hal yang disarankan diantaranya adalah, jangan bepergian tanpa menggunakan masker, selalu minum vitamin untuk menjaga kondisi daya tahan tubuh, dan mandi segera setelah sampai di rumah.”

Penyerahan bantuan secara simbolis diterima oleh Ketua RT 02, Dicky, beserta beberapa perwakilan warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, serta turut hadir perwakilan dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kelurahan Beji Timur. Dicky menuturkan, “Kami mengapresiasi dukungan Vokasi UI bagi masyarakat kami disini. Saat ini status kasus COVID-19 di wilayah kami tercatat paling sedikit, namun di sisi lain, kami harus tetap waspada mengingat jumlah lansia cukup banyak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menekan meningkatnya kasus COVID-19, khususnya di Kelurahan Beji Timur.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kelurahan Beji Timur, Gunawan, memberikan dukungan penuh atas kolaborasi Vokasi UI dengan masyarakat setempat. Menurutnya, “Daya tahan tubuh adalah cerminan dari pikiran dan realisasi individu yang sangat penting di tengah pandemi ini. Kami juga mengimbau agar masyarakat untuk tetap waspada, taat akan protokol kesehatan, dan tidak gegabah dalam menghadapi isu-isu hoax yang beredar.”