Oleh : Siti Nurjanah
STEI SEBI

DepokNews – Entah sadar atau tidak hampir setiap hari kita melakukan interaksi negosiasi baik itu hal yang kecil maupun yang besar. Negosiasi merupakan interaksi sosial yang dilakukan makhluk sosial baik secara individu dengan individu maupun berkelompok, dalam interaksi negosiasi sekurang kurangnya yaitu dilakukan oleh dua orang atau lebih di mana dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Hal ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama melalui diskusi atau musyawarah, karena setiap orang yang melakukan negosiasi pada dasarnya yaitu memiliki tujuan dan keinginan yang berbeda, hal itulah mengapa dibutuhkannya negosiasi. Dalam negosiasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan khususnya untuk hal yang besar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat kita akan melakukan negosiasi agar negosiasi sesuai dengan apa yang diharapkan.

Negosiasi memiliki 3 dimensi diantaranya yaitu taktik, deal design dan setup. Dimensi satu taktik. Taktik adalah cara persuasif dalam negosiasi, bagaimana cara kita meyakinkan lawan, dengan argumentasi dan kalimat yang bagus serta, komunikasi yang baik. Dimensi 1 ini biasanya hanya terjadi pada saat di meja itu. Dalam dimensi ini memiliki 2 strategi yaitu win- lose dan win-win pihak yang menang dan kalah atau pihak yang sama sama merasa menang.

Sedangkan dalam negosiasi 3 dimensi bukan hanya pada saat negosiasi terjadi, tidak hanya tentang taktik yaitu bagaimana kita meyakinkan lawan, kemampuan berargumentasi, kata dan kalimat yang bagus dan meyakinkan, tetapi juga berkaitan dengan apa yang terjadi sebelum pihak pihak tersebut yang akan bernegosiasi.

Menurut penulis Harvard menerangkan bahwa negosiasi itu lebih dari memiliki satu dimensi, bukan hanya sekedar taktik saja tetapi memiliki dimensi lain yaitu deal design dan setup.

Dimensi kedua yaitu deal design. Deal design adalah merancang sebelum dan mempersiapkan apa saja yang perlu disiapkan pada saat negosiasi. Mendesign kesepakatan yang tidak hanya tentang win-lose dan win-win tetapi apa yang diinginkan dan yang menjadi persamaan dan perbedaan kepentingan atau tujuan kita dengan lawan negosiasi.

Dimensi ketiga yaitu setup. Setup adalah perencanaan negosiasi. Hal yang dilakukan untuk mempersiapkan seluruh perangkat yang ada pada saat meja perundingan tersebut, dari meja, peserta negosiasi yang paling berpengaruh dan lain sebagainya.

Maka dari itu untuk mencapai tujuan, dari tujuan dan kepentingan yang berbeda perlunya negosiasi yang tentunya tidak hanya sekedar bernego tetapi adanya upaya yang optimal yang dilakukan oleh pihak yang bernegosiasi agar negosiasi sesuai dengan yang diharapkan.