DepokNews – Hari ini selasa 22 Juni 2021, DPRD dan Pemda kota Depok menyepakati disahkannya Perda Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. RPJMD ini disusun di tengah suasana pandemi yang banyak kendala.

Ketua Fraksi PKS Kota Depok, Sri Utami membeberkan bahkan rapat dilakukan secara maraton hingga jelang tengah malam. Namun tidak mengurangi kritisisme dalam rangka memberikan arahan terbaik bagi pembangunan di Depok.

DPRD mempertajam visi dan misi yg diusung oleh walikota terpilih KH Muhammad Idris dan Imam Budi Hartono.

“Di antara yang menarik adalah mulai di integrasikannya spirit penyelenggaraan Kota Hijau yang menjadi amanah dari Perda 3 tahun 2018 ke dalam RPJMD ini yakni dalam pembangunan insfrastruktur kota,” Ini menjadi hal yang penting, dan diharapkan bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh mengingat alih fungsi lahan di Depok yg tinggi sebagai dampak pertumbuhan penduduk yg tinggi sehingga berdampak serius bagi keberlanjutan kota. ujar Sri. Selasa (22/6/2021).

Selain itu pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan 5,6% ini merupakan wujud optimisme dari Pemda dan DPRD Depok di tengah kondisi pandemi yg masih mengungkung, dimana pertumbuhan ekonomi masih ada tren negatif bahkan di tingkat Jawa Barat maupun Nasional.

“Semangat menyelesaikan kemacetan dengan strategi pembangunan transportasi massal dan terintegrasi. Demikian juga upaya untk terus meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih profesional dengan mengedepankan spirit smartcity,”katanya.

Aleg PKS Dapil Cimanggis ini memberikan apresiasi yang tinggi kepada rekan-rekan anggota Pansus RPJMD dan seluruh anggota DPRD Depok atas pengesahan RPJMD tersebut Diharapkan proses pembangunan di Depok tidak perlu berlama-lama dan bisa segera digerakan sesuai arahan dari Kemendagri.