DepokNews–Soka Gakai Indonesia bekerjasama dengan Kampus Universitas Indonesia pada Selasa (10/9) menggelar
pameran dan Seminar Cagar Budaya Internasional, Sutra Bunga Teratai, yang akan diselenggarakan selama dua minggu penuh di Perpustakaan UI.

Kegiatan pameran tersebut dibuka oleh
Shinta Nuriyah.

Pembukaan ini juga mendatangkan perwakilan dari negara asing diantaranya Malaysia, Singapura dan Jepang.

Ketua Humas Soka Gakai Indonesia, penyelenggara kegiatan bersama Universitas Indonesia Elly Muliawan kepada wartawan mengatakan
Indonesia merupakan tuan rumah ke-17 penyelenggaraan pameran dengan tema “Pesan Perdamaian dan Kerukunan Hidup”.

Pameran ini menyajikan hasil penelitian ilmiah mengenai perjalanan filosofi Sutra Bunga Teratai ke berbagai belahan dunia, dan menampilkan sejumlah koleksi asli dan replika manuskrip, lukisan dan benda-benda peninggalan langka Buddhis yang diantaranya telah berumur lebih dari 2500 tahun.

Panitia juga membangun replika Goa Tun Huang, warisan budaya UNESCO dari Tionghoa. Pameran juga menghadirkan koleksi dari India, Rusia, Tionghoa, serta Indonesia sendiri.

Koleksi dari Indonesia, diperoleh panitia dari Museum Nasional, yang mendatangkan koleksi peninggalan sejarah Borobudur pada masa Dinasti Syailendra.

Peneliti Klinik Digital Vokasi, sebagai salah satu pendukung acara Devie Rahmawati menambahkan,
Tema perdamaian menjadi relevan dengan kondisi lokal dan global, yang terancam “bakteri” polarisasi di dalam keutuhan sebuah bangsa. Riset di 11 negara seperti Amerika, Turki, Hungaria, Venezuela, Thailand, menemukan bahwa para pemimpin politik yang menggunakan narasi perpecahan dengan menyebut lawan-lawan politiknya sebagai orang yang tidak bermoral dan korup misalnya, berhasil membelah masyarakat.

“Kebajikan dan kebijakan para leluhur manusia di masa lalu, yang bahkan tidak melihat sekat antara barat dan timur, menjadi model bagi generasi muda, untuk meneladani kehidupan damai yang ditampilkan melalui pertemuan budaya Asia (Budha) dan budaya Barat (salah satunya Yunani), sebagaimana artefak-artefak ini “bicara” melalui pameran Sutra Bunga Teratai” ujarnya.

Akira Kirigaya, Direktur Eksekutif IOP-Jepang menambahkan, kegiatan ini terselenggara atas dasar pemikiran Budha, yang mengedepankan pembinaan generasi muda, untuk semakin memperkuat bangsa.

“Pameran ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Soka Gakkai, organisasi Buddha berbasis komunitas, yang memiliki anggota di 192 negara.

Pameran kali ini bertujuan untuk memperkenalkan filsafat Kitab Sutra Bunga Teratai, sebagai salah satu warisan kearifan umat manusia, yang menawarkan perspektif baru untuk perdamaian dan keharmonisan bermasyarakat di zaman modern.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Soka Gakkai Indonesia, Universitas Indonesia, Museum Nasional, Dunhuang Academy (Tiongkok), The Institute of Oriental Philosophy (Jepang).

Pameran dan seminar didukung juga oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Klinik Digital Vokasi UI, Kowani, Dewan Masjid Indonesia, Wahid Foundation, Museum Rekor-Dunia Indonesia, The Habibie Centre, Puan Amal Hayati, The Purnomo Yusgiantoro Center, Lembaga Kebudayaan Betawi, Unit Pelayanan Angkutan Sekolah Dishub DKI Jakarta, We The Youth, Miwa.