DepokNews- Menghadapi Pilkada Depok Tahun 2020, Wali Kota Depok yang sekaligus kandidat kontestan (Pilkada Depok 2020), Mohammad Idris mengaku, lebih ingin fokus bekerja untuk memenuhi janji politiknya di 2014 lalu.

Idris menyatakan tidak akan tergesa-gesa dalam menyikapi serta mengambil keputusan untuk Pilkada Kota Depok yang tahapannya sudah dimulai September 2019 ini.

“Saya justru lebih melihat bahwa politik itu merupakan perpaduan antra kecerdasan dan permainan. Dari itu, saya tak mau main-main dalam politik. In uridu illal ishlah mastatho’tu, wamaa taufiqi illa billah,” kata Idris. 

Idris juga mengaku, saat ini belum ada partai politik yang meminta dirinya untuk maju di pilkada nanti. 

“Belum ada partai yang meminta atau melamar. Meski (mungkin) sudah banyak yang melirik,” ungkapnya.

Dirinya memiliki feeling politik kenapa hal itu terjadi saat ini. Menurutnya partai saat ini juga masih wait and see sampai pada waktunya nanti. 

“Sebab mereka enggak mau sembrono dan salah langkah,” ujar Idris.

Meski demikian, masyarakat sudah banyak yang menginginkan petahana Mohammad Idris untuk tetap maju dan menuntaskan pembangunan Kota Depok.

“Kalau saya belum ada ikhtiar apa-apa terkait pilkada. Meski masyarakat sudah banyak yang mendesak menginginkan saya mendeclare. Saya bilang belum saatnya bagi saya pribadi. Karena saya masih punya hutang banyak dalam pembangunan kepada rakyat Depok yang semua kegiatannya memerlukan kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” tandasnya.(mia)