Depok–Siswi berinisial AP (16) dikeluarkan dari sekolah SMK swasta lantaran adanya laporan ke pihak sekolah bahwa siswi tersebut sudah menikah siri. Hal tersebut disampaikan orang tua AP (44) saat dikonfirmasi.

“Awalnya pihak sekolah memanggil saya terkait masalah anak saya yang tidak mentaati peraturan sekolah salah satunya merokok, disana ada 3 wali murid yang di panggil dengan masalah yang sama, tetapi setelah itu saya dan anak dipanggil ke ruangan kepala sekolah untuk dijelaskan masalah lainnya,” ujar AP. Senen (24/2/2020).

Menurutnya dari informasi yang didapatkan dari sekolah bahwa AP telah menikah siri

“Yang ini masalahnya berbeda, saya mendengar katanya anak bapak sudah menikah siri (ucap kepala sekolah) saya tanya balik
Ibu tahu dari mana, “Tanya saja ke anak bapak” (jawab kepala sekolah),”ujarnya.

Ia menjelaskan anaknya (AP) sebenarnya hanya bertunangan waktu itu dan tidak tinggal serumah.

Dirinya mengaku disodori pihak sekolahan selembar surat supaya ditandatangai surat pernyataan mengundurkan diri dari sekolahan tersebut

“Saya terpaksa menandatangani surat tersebut karena didesak terus oleh pihak sekolahan padahal saya sudah mohon sampai 2 kali agar anak saya tetap bisa bersekolah ditempat tersebut, malah saya dengar dari salah satu guru bidang kesiswaan berkata sekolah tidak menerima siswi yang tidak perawan, “imbuhnya.

Dikonfrimasi terpisah Kepala Sekolah SMK Swasta tersebut, Sulastri membantah bahwa pihaknya mengeluarkan siswi tersebut karena tidak perawan.

“Kami tidak pernah cek keperawanan anak ya. Jujur dari awal kami menerima siswi itu tidak pernah ada tes keperawanan,” kata Sulastri ditemui diruang kerjanya, Senin (24/2/20) siang.

Menurutnya siswi inisial APM yang dikeluarkan pihaknya karena kasus lain yaitu merokok didalam kelas.

“Jadi bukan karena perawan atau tidak perawan, siswi tersebut kita kembalikan ke orang tuanya karena anaknya membawa rokok dan merokok diruangan kelas pada saat jam kegiatan belajar mengajar (KBM) kemudian dia juga mengajak temannya yang lain untuk merokok,” tuturnya.