Para pelaku telah diamankan pihak kepolisian (Istimewa)

DepokNews- Polres Metro Depok berhasil mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan anak dibawah umur, disalah satu apartemen di kawasan Kalibata.

Bermula dari hilangnya SA, seorang anak berusia 15 tahun yang dilaporkan akhir tahun 2019. Hilangnya SA pun dilaporkan ke Polres Metro Depok. Setelah diselidiki ternyata SA berada di salah satu apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan.

Penyidik kemudian mendatangi unit apartemen tersebut dan melakukan penggeledahan. Dari kamar tersebut terdapat SA dan beberapa remaja lain.

“Awalnya menerima laporan perihal anak hilang dari warga. Kemudian kita dalami dan diketahui keberadaan anak tersebut,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, di Mapolres Metro Depok, Kamis (22/1/2020).

Di kamar tersebut SA diduga disekap bersama tiga wanita lain. Disana juga terdapat beberpa orang laki-laki yang diduga sebagai joki yang menjual para wanita ABG itu.

“Disana ada empat wanita. Tiga masih dibawah umur dan satu sudah dewasa,” ucapnya.

Dari keterangan yang didapat, diduga para wanita itu dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Namun beruntung, SA belum sempat dijadikan PSK oleh sang joki. Mereka diduga kerja sebagai PSK yang dikoordinir oleh JF dan FD.

Para wanita itu ditawarkan ke pria hidung belang seharga Rp 900ribu. Sedangkan sang joki mendapat uang Rp 50-100ribu. “Mereka ditawarkan melalui aplikasi,” katanya.

Kasusnya kini masih terus didalami. Petugas masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini. “Yang kita tangani adalah kasus laporan anak hilang. Ternyata diduga ada tindak prostitusi juga namun terjadi di Jakarta Selatan sehingga kita berkoordinasi dengan pihak Jaksel untuk pengungkapan,” tandasnya.(mia)