Siswa saat simulasi manasik haji (Istimewa)
DepokNews- Beri pemahaman siswa tata cara menjalankan ibadah haji, yang merupakan rukun Islam yang kelima. TK dan SD Khalifah Depok gelar Manasik Haji, di sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Krukut Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Selasa (28/8/2018).
Humas TK dan SD Khalifah Depok, Boni Desiyanti menjelaskan beribadah haji sendiri hukumnya wajib, bagi setiap umat Islam yang mampu. Karena itu siswa diberikan pemahaman mengenai tata cara, dan hukumnya beribadah haji.
“Siswa SD dan TK Khalifah adalah calon pengusaha kaya raya, dengan landasan Tauhid dan Entrepreneurship. Makanya kami beri edukasi mengenai hukum beribadah haji,” jelasnya.
Tata cara beribadah haji yang dilakukan, pertama-tama dari Soekarno Hatta menuju King Abdulaziz Arab Saudi, lalu mengambil Miqat di Madinah, membaca niat haji dan siswa sudah memakai baju ihrom untuk yg muslim. Setelah itu ke Mekah lalu ke Masjidil haram/Ka’bah untuk thawaf atau mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, yang disusul minum air zamzam, lalu Sa’i dari bukit Shafa ke Marwah, dan bermalam (wukuf) di Padang Arafah.
Setelah itu menuju Mina untuk mengambil kerikil sebanyak 21 butir, lalu melontar 3 jumroh, Ulla, wustho dan Aqobah. Setelah itu tahalul atau bercukur dan minum air zamzam dan kurma, lalu membayar Dam atau denda bagi yang melakukan kesalahan.
“Simulasi ini siswa benar-benar menjalani sendiri prosesnya. Antusias dan bersemangat menjalani, diselingi dengan bertanya kepada guru mengenai prosesnya,” tutur Bunda Yanti.
Bunda Yanti melanjutkan, acara ini merupakan rangkaian kegiatan bulan Dzulhijjah yang dimulai dari puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah. Lalu praktek sholat idul adha, praktek penyembelihan hewan qurban dan ditutup dengan kegiatan manasik haji.
“Sekolah ingin mengajarkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, antara lain, melatih kesabaran, melontar jumroh yaitu membuang kesombongan yang ada dalam diri kita,” tutupnya.(mia)
Area lampiran