DepokNews–Andi (13) seorang siswa SMP swasta di Pancoran Mas dilarikan ke rumah sakit karena dibacok oleh sejumlah siswa SMP lainnya saat berada di Jalan Pramuka, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas pada Rabu (17/7) sore.

Korban kritis terkena bacok menggunakan celurit akibat diserang oleh sekelompok pelajar SMP lain.

Kejadian pembacokan berawal saat korban sedang belajar kelompok di rumah teman dekat Markas Kodim, Mampang.

Akibat bacokan celurit hingga menembus lambung kanan belakang korban langsung dilarikan ke ruangan ICU RS Bhakti Yudha di Jalan Raya Sawangan Pancoran Mas untuk mendapatkan bantuan medis.

Salah satu warga Rizal, warga Mampang ini mengatakan korban Andi, pelajar kelas 3 SMP swasta di Depok sedang melakukan kerja kelompok bersama keempat temannya di rumah temannya.

Setelah itu posisi rumah teman korban berada tidak jauh dari pinggir jalan utama menjadi sasaran penyerangan kelompok SMP lain.

Informasi dari rekan juga kelompok pelaku SMP lain yang tawuran ini sebelumnya juga telah melakukan hal serupa daerah Kali Licin, sampai warga berhasil mengamankan motor Honda Revo merah B 3038 EWO diduga milik salah satu pelaku beserta menyita sebilah celurit.

Rizal yang juga anggota Pokdarkamtibmas Kelurahan Mampang Pancoran Mas ini menuturkan korban yang terkena bacok merupakan putra dari anggota Pokdarkamtibmas juga.

Bapak anak tersebut Kayat, anggota Pokdarkamtibmas Sub Sektor 77 (Kelurahan Pitara).

Menurut Rizal, pelaku merupakan pelajar SMP juga berjumlah enam orang mengunakan sepeda motor sambil membawa celurit.

“Dari enam orang dua siswanya kami diantaranya memegang celurit”katanya.

Anggota Polsek Pancoran Mas telah melakukan olah TKP hingga mengamankan motor dan celurit diduga milik pelaku yang ditinggal untuk proses penyelidikan.

Terpisah Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan anggota telah ke TKP mengumpulkan data-data saksi.

“Anggota kami proses penyelidikan para pelaku yang menyerang korban masih dalam pencarian tim di lapangan”katanya.