Siswa saat makan bersama

Siswa SD Kramat Terapkan Makan Bersama

Posted on 1,850 views

DepokNews–Siswa-siswi di SD Kramat Beji menerapkan makan bersama dan membawa bekal makanan yang sehat seperti lima sehat empat sempurna.

Kepala SD Negeri Kramat Nuryani kepada  wartawan mengatakan siswa dan gurupun senantiasa mewajibkan siswa agar berdoa sebelum makan.

Rasa kebersamaanpun tampak terlihat jelas ketika siswa tidak saling mendahului ketika makan.

Karakter yang dibangun selanjutnya adalah rasa tanggung jawab yang ditunjukan dengan aktivitas membersihkan sisa-sisa makanan dan menaruh kembali piring dan sendok ke dalam keranjang yang telah disediakan.

“Yang kami tekankan, beberapa karakter yang baikpun coba kami tanamkan melalui aktifitas makan siang bersama di sekolah. Beberapa di antaranya budaya mengantri, senang bersyukur, menghargai dan tanggung jawab.” katanya.

Adanya jam makan siang bersama ini bertujuan untuk menghindarkan peserta didik dari kebiasaan jajan kurang sehat.

Siswa juga dianjurkan makanan yang lebih bernutrisi seperti sayur untuk mendukung pertumbuhan dan memenuhi kandungan gizi.

Ide ini tercetus dari banyaknya anak-anak kurang menyukai sayuran setiap kali makan dan lebih suka jajan diluar sekolah.

SD Negeri Kramat memutuskan jam makan siang bersama menjadi agenda rutin yang harus diikuti oleh semua siswa dan guru.

Dengan begitu antara siswa dan guru akan  tercipta lebih erat kebersamaannya serta anak diajarkan untuk mandiri.

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa anak zaman sekarang masih banyak disuapi orang tua.

Adanya rutinitas baru di sekolah inilah mau tidak mau siswa akan dilatih mandiri serta menjadi terbiasa dengan hal-hal pokok seperti makan.

“Selain itu kami juga berusaha melatih peserta didik untuk lebih menghargai makanan, memakan apa yang telah disediakan dan tidak pilih-pilih makanan, rasa syukur itulah yang ingin kami terapkan sejak dini,”katanya.

Ini juga menjadi wujud salah satu pembelajaran menyenangkan yang kami terapkan dengan tujuan untuk menciptakan siswa didik berkarter mulai dari hal-hal kecil seperti ini.

Selain mengajarkan dan menyadarkan anak-anak juga orangtua akan pentingnya gizi, bekal sehat mengandung gizi yang seimbang ini juga mengajarkan pada anak untuk berbagi dan mempererat persahabatannya

“Kami juga membiasakan pada anak-anak untuk menjaga kebersihan baik di rumah ataupun di sekolah, dan dimulai dari diri sendiri dengan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan, karena telah disiapkan juga wastafel disekolah.

Manfaat dari membawa bekal sehat ke sekolah juga membuat murid menjadi lebih bisa memilih jajanan yang sehat.

Pihak sekolah juga mewajibkan murid untuk membawa wadah untuk jajan di kantin yang juga menjual makanan sehat sehingga tidak ada volume sampah yang dihasilkan dari lingkungan sekolah.