DepokNews–Guru di sekolah di willayah Beji dan sekitarnya masih melakukan aktivitas bertugas meskipun para siswa libur sekolah.

Guru tetap wajib masuk kerja tiap harinya melaksanakan tugasnya masing-masing.

“Guru kami tetap saja masuk, walaupun tidak ada kegiatan belajar karena siswa masih libur semester dan libur akhir tahun”kata kepala SD Pondokcina 2 Sumarna.

Dia mengatakan para guru masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, seperti mengurus administrasi, isi rapot siswa dan sejumlah pekerjaan lainnya.

Sehingga mereka tetap masusk seperti hari biasanya, tanpa terkecuali, dan pihak sekolah menerapka guru piket bergantian.

Dia mengatakan berdasarkan pengalaman saat menjadi petugas piket sekolah pada saat siswa libur, sering juga ada tamu datang ke sekolah, baik itu orang tua siswa yang mau mencari informasi tentang kegiatan sekolah bahkan mengenai perkembangan anaknya.

“Jadi, meskipun siswa libur sekolah, tetap saja harus ada pengaturan di sekolah, agar ketika ada tamu yang datang ke sekolah tetap ada yang menerima mereka”katanya.

Di SDN Tanah Baru 3 juga diberlakukan sama, dimana ada guru yang piket di sekolah walaupun murid masih menjalani libur sekolah.

Kepala SDN Tanah Baru 3 Suparno mengatakan meskipun siswa-siswi masih libur sekolah pihaknya menerapkan guru piket.

Momen liburan akan berlangsung hingga awal Januari 2018, para siswa masuk kembali ke sekolah.

Selama masa liburan sekolah, petugas sekolah tetap berada di sekolah.

Demikian juga para guru ada yang piket untuk datang ke sekolah.

“Ya siswa libur sekolah, akan tetapi guru kami ada yang masuk dan piket menjalankan tugasnya masing-masing”katanya.

Sementara itu anggota DPRD Kota Depok Rezky M Noor menambahkan libur sekolah dioptimalkan dengan baik, bukan hanya bersama keluarga melainkan juga bisa diisi dengan beragam kegiatan bermanfaat.

Kegiatan yang bisa dilakukan di antaranya class meeting di sekolah.

Yakni, mengisi waktu libur dengan kegiatan-kegiatan komunitas siswa di sekolah.

Walaupun sekolah libur, masih ada komunitas-komuitas siswa yang bisa menambah pengetahuan mengisi masa liburannya.

“Walaupun liburan, tapi tetap dipakai untuk pengembangan dirinya.Bisa juga diisi dengan memperkuat karakter keagamaan atau dengan meningkatkan literasi,” jelasnya.

Rezky M Noor mengatakan, selama liburan, para guru juga bisa melakukan pengembangan diri.

Terutama melakukan penguatan diri dan meningkatkan keterampilan dirinya.

Baik peningkatan kompetensi, maupun melakukan persiapan untuk pengajaran di semester baru di sekolah mereka.
Area lampiran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here