Siswa Dari Depok Juara Satu Pelopor Keselamatan Kemanusiaan Polda Metro Jaya

Posted on

DepokNews–Seorang siswa dari  SMA Yapen Tugu Ibu Kota Depok, terpilih menjadi juara 1 Duta Pelajar sebagai Pelopor Keselamatan Untuk Kemanusiaan tingkat Polda Metro Jaya.

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan pihaknya merasa bangga terhadap kemampuan Ensi Rama Putra,17,kelas 12 IPA 1 SMA Tugu Ibu Depok, lantaran terpilih menjadi juara utama dalam pemilihan sebagai Duta Pelajar Pelopor Keselamatan Untuk Kemanusiaan yang diadakan Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Terpilihnya Ensi sebagai juara, atas kemampuannya dalam melakukan berpidato di depan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra beserta pejabat utama lainnya dan anggota memaparkan bagaimana sudut pandang teorinya dalam menjadikan situasi lalulintas yang ada khususnya di Depok menjadi lancar.

Dia mengatakan siswa yang terpilih menjadi juara ini dalam lomba ikut Speace Kontes atau Pidato depan orang banyak selama 10 menit.

Lalu tes wawancara dengan pejabat utama selama 5 menit. Tes seleksi Ensi hasilnya terbaik dari 20 peserta dari masing-masing tingkat Polres Polda Metro Jaya.

“Duta pelajar ini nanti akan terus mendampingi anggota kita dilapangan setiap ada kegiatan penyuluhan maupun sosialisasi tertib berlalulintas”katanya.

Ide-ide cemerlang sebagai pelajar setelah terpilih menjadi Duta diharapkan dapat bermanfaat mengisi masukan kepada pemerintah khususnya cara mengatasi kemacetan di Kota Depok dan masalah Sistem Satu Arah (SSA).

Sementara itu Ensi Rama Putra,17, menambahkan sewaktu dirinya terpilih menjadi juara 1 sebagai Duta Pelajar Pelopor Keselamatan Untuk Kemanusiaan diadakan di Aula Polda Metro Jaya, tidak menyangka akan terpilih jadi juaranya.

“Seperti mimpi dan tidak yakin saja saya terpilih jadi juara 1. Seleksinya ketat dari 20 kandidat peserta tingkat Polres, satu persatu peserta melakukan pidato dan wawancara depan Dirlantas dan Wadirlantas tentang seputar upaya memberi masukan bagimana menjaga kelancaran lalulintas di daerah masing-masing”katanya

Dalam mengikuti perlombaan ini dirinya hanya dikasih untuk latihan sebelum acara.

Tidak ada persiapan khusus, namun berbekal keberanian sebelumnya pernah mengikuti lomba yang sama meski peserta Tingkat Dishub Provinsi Jawa Barat.

Sekaligus berawal keprihatinan melihat kemacetan yang menjadikannya berani ikut lomba”tambahnya.

Dirinya mempunya beberapa terobosan membantu sumbangsih bagaimana cara untuk mengatasi kesemerawutan kendaraan menyebabkan kemacetan di Kota Depok.

Paling tidak rencana saya untuk kedepan setelah terpilih menjadi Duta Pelajar ini adalah membenahi evaluasi SSA, pengaturan razia kendaraan, sosialisasi ke sekolah yaitu SD, SMP dan SMA, dan terjun langsung ke masyarakat dalam menciptakan tertib berlalulintas.