Siswa siswi Cambridge saat hadir di Indonesia Trend Education

DepokNews–Siswa-siswi dari Cambridge Preeshcool pada Sabtu-Minggu (27-28/10) unjuk kebolehan di perhelatan Indonesia Trens Education 2018 di Main Hall Margocity, Jalan Margonda, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Kepala Cambridge Preeschool Yohana Yuwita kepada wartawan mengatakan pihak sekolah mengikuti
Indonesia Trend Education di hall Margocity sejak 23-28 Oktober 2018 dan pada Sabtu (27/10) siswanya unjuk kebolehannnya dengan menampilkan paduan suara dan bermain musik tradisional angklung serta olahraga wushu.

Dia mengatakan pihak sekolah mengikuti kegiatan Indonesia Trend Education 2018
untuk terus memperkenalkan sekolahnya yang sudah berusia 10 tahun berlokasi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

“Suatu hal yang luar biasa kami dari Cambridge Freeschool bisa mengikuti even ini”katanya.

Yohana mengataka apa yang sudah diberikan gurunya dikelas maka diimpelementasikan oleh para siswa pada kegiatan Indonesia Trend Education 2018.

Dia mengatakan, Inovate atau memasarkan produk dan layanan baru, juga tidak akan tahu keterampilan khusus apa yang diperlukan untuk pekerjaan di masa depan yang tidak ada di zaman sekarang ini.

“Tetapi kita dapat mempersiapkan anak-anak dengan membantu mereka untuk mendapatkan keterampilan dunia nyata”katanya.

Yohana mengatakan, ketika anak  memasuki dunia kerja, ia tidak akan pergi bekerja untuk menyelesaikan lembar kerja.

Dia akan diharapkan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan orang lain untuk mendorong masalah.

Semakin dini anak-anak, anak-anak akan mendapatkan keterampilan dunia nyata ini, semakin siap ia akan berhasil di masa depan di tempat kerja.

Saat ini Cambridge Preeschool memiliki akreditasi A dan besar kemungkinan akan memiliki akreditasi lebih tinggi dengan memiliki kurikulum Internasional yang saat ini masih sekolah berstandar nasional.

Kurikulum Cambridge International diharapkan membuat siswa dapat mencintai proses pembelajar.

Dengan subyek pelajaran yang luas dan fleksibel, sekolah dapat menajamkan kurikulum mereka sesuai dengan kebutuhan siswa.

Hal ini akan membantu siswa menemukan dan mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan untuk masa depan mereka.

Persis hal ini pula yang menjadi kelebihan kurikulum Cambridge International dibandingkan kurikulum lain.

Kurikulum lain mewajibkan siswa untuk berhasil di semua subyek pelajaran.

Seringkali ini membuat proses pembelajaran menjadi beban bagi siswa.

Sebaliknya, kurikulum Cambridge International memberikan kesempatan pada siswa untuk memilih subyek pelajaran yang mereka minati.

Hal ini akan membuat kemampuan spesialisasi siswa semakin terasah dan mendalam.

Siswa juga mencintai proses pembelajaran karena menekuni hal yang ia minati, tambah Ben.

Sebaliknya, sekolah melakukan sendiri evaluasi terhadap proses penerapan kurikulum dengan menggunakan survei online untuk mendapatkan umpan balik dari siswa, orangtua dan juga guru.

“Kami memberikan fasilitas yang terbaik untuk para siswa, dengan mengutamakan Kenyamanan, Kebersihaan dan Keamanan agar para siswa dapat belajar dan bermain bagi para siswa dengan berbagai ekstrakurikuler yang ada”katanya.