DepokNews- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, mulai memanaskan mesin partainya jelang Pilkada Depok 2020, Desember nanti.

Konsolidasi dan penguatan DPC, PAC hingga ranting pun dilakukan untuk kemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, yang diusung PPP yakni Idris-Imam.

Ketua DPC PPP Kota Depok Qonita Lutfiyah mengaku partai yang dipimpinnya dalam kondisi solid. Ia mengatakan kader dan massa konstituen partai berlambang Ka’bah tersebut terbilang besar. Ia menyebutkan, kurang lebih 40 ribu suara PPP pada Pileg kemarin.

“Jumlah ini (Perolehan suara di Pileg lalu), saya optimis akan terus bertambah. Seperti halnya mantan Caleg (calon legislatif) kemarin, juga memiliki konstituen yang saat ini berada di non partai atau afiliasi partai, semua kita rangkul. Kita berharap agar bisa berkontribusi dalam memenangkan pilkada,” kata Qonita usai kegiatan Konsolidasi Pengurus Ranting PPP, di Sawangan, Minggu (13/9/2020).

Hal senada juga diutarakan calon Wali Kota yang diusung Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), Mohammad Idris yang akan maju dalam Pilkada mendatang.

Menurutnya, PPP termasuk partai besar, partai lama dan punya pengalaman cukup bagus.

“Saat ini tergantung pada kepemimpinannya. PPP di kepemimpinan sekarang (Qonita-red) yang sangat mumpuni yang akan memberikan dukungan pemenangan di Pilkada,” papar Idris dalam kegiatan yang sama.

Idris mengaku, tidak melihat dari sisi kuantitas yang hanya sekedar perolehan kursi saja di legislatif. Dengan pengalaman PPP tentu mampu mendongkrak massa dalam perolehan suara di Pilkada Depok 2020. Keterlibatan dewan DPRD Depok maupun mantan caleg pun dirasa sangat tepat, artinya bersegmen sehingga tidak tumpang tindih di lapangan.

“Mereka juga bagian dari kontribusi dalam perjuangan. Tidak tumpang tindih, jangan sampai yang sudah digeluti dimasuki juga oleh kader lain, istilahnya berbagi objek, sehingga merata,” tutup Idris.(mia)