Serap Aspirasi Warga, Walikota Depok Kembali Adakan Tea Time

Posted on

DepokNews — Acara penyerapan aspirasi bertajuk Tea Time kembali digelar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di RW 08, Kelurahan Palsi Gunung Selatan (PGS), Cimanggis, JUmat (24/2/2017). Warga setempat terlihat antusias dalam kegiatan itu, karena aspirasinya didengar langsung wali kota, seperti dilansir depok.go.id

Pria yang akrab disapa Kiyai ini, tanpa jarak mau duduk lesehan bersama warga di kediaman Ketua RW 08 Muhidin. Di situ Mohammad Idris berbincang hangat serta mendengar aspirasi yang disampaikan warga. Selain dirinya, turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manto, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Rumkin) Wijayanto, dan Camat Cimanggis Henri Mahawan.

Muhidin mengatakan, beberapa hal yang disampaikan kepada wali kota antara lain mengenai isu banjir di RW 13, pendirian bangunan sekolah, serta perbaikan jalan. Selain itu, juga pembangunan Posyandu dan beberapa kegiatan masyarakat yang diinginkan warga.

“Keinginan ini murni dari warga, mudah-mudahan bisa langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dirinya juga berharap, kegiatan ini bisa rutin dilakukan. Dengan penyerapan aspirasi seperti ini wali kota bisa langsung mendengar semua usulan dari mulut warga. Sehingga warga juga bisa merasakan kedekatan emosional dengan pemimpinnya.

“Alhamdulillah kita memiliki pemimpin seperti beliau, yang mau turun langsung duduk bersama warga, mendengarkan saran dan masukan tanpa jarak dengan kami,” tambahnya.

Sementara itu, Mohammad Idris mengatakan, dirinya menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh warga. Dia juga berjanji akan berusaha untuk menindaklanjuti masukan yang diberikan.

“Aspirasi ini akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan camat dan lurah setempat, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Insya Allah bisa segera dilakukan, tentunya dengan pengkajian terlebih dahulu,” tuturnya.

Dirinya mengatakan, acara Tea Time ini akan terus dilaksanakan dan juga mengajak dinas terkait. Meskipun membawa pejabat untuk merespons aspirasi warga, ia menginginkan acara yang digagasnya ini tetap santai dan tidak terlalu formal.

“Suasana santai agar tidak ada jarak antara saya dan kepala dinas maupun warga,” ucapnya.