Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny. (Foto: JD01)

DepokNews – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok terus melakukan penertiban anak jalanan (anjal) serta gelandangan dan pengemis (gepeng) di semua wilayah. Terlebih selama bulan Ramadan, pihaknya makin intensif menertibkan anjal dan gepeng yang mengganggu ketertiban lalu lintas di ruas jalan Kota Depok.

Menurut Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny, keberadaan anjal dan gepeng cenderung meningkat di bulan Ramadan. Dampaknya dapat mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat. 

“Kami terus melakukan penertiban secara intens agar mereka tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” tuturnya, dikutip dari laman berita.depok.go.id , Selasa (20/04/21).

Dikatakan Lienda, sapaan akrabnya, sejumlah upaya untuk menertibkan anjal dan gepeng dilakukan Satpol PP. Salah satunya dengan menghalau anjal dan gepeng dengan memonitor setiap wilayah di Kota Depok. 

Ia menambahkan, anjal maupun gepeng yang berhasil ditangkap akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Akan diberikan sanksi agar tidak lagi mengganggu ketentraman masyarakat,” tambahnya.

Terakhir, Lienda mengharapkan dengan upaya yang dilakukan dapat menuntaskan permasalahan anjal dan gepeng di Depok. Tentunya juga dengan dukungan dari dinas terkait agar mereka nantinya tidak lagi berkeliaran di jalan-jalan.

“Kami hanya menertibkan selanjutnya akan ditangani oleh dinas terkait. Mudah-mudahan dengan pembinaan yang diberikan Dinas Sosial maupun Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Depok dapat menyadarkan anjal dan gepeng untuk tidak lagi mengganggu ketertiban jalan,” pungkasnya.

Sumber : depok.go.id