DepokNews– Team gabungan Unit Buser Polresta Depok dan Buser Sektor Cimanggis melumpuhkan satu orang terduga pelaku pencuri motor (curanmor). Senen (18/12/2019).

Dari tangan pelaku polisi mengamankan Senjata Api Rakitan jenis Revolver, satu buah kunci leter T berikut 3 (tiga) mata anak kunci dan satu buah kunci pembuka magnet sepeda motor serta jimat keselamatan.

Kapolres Depok AKBP Azis Ardiansyah mengatakan sebelum kejadian penangkapan beberapa hari yang lalu beredar CCTV yang memperlihatkan adanya suatu peristiwa pencurian kendaraan bermotor yang pelakunya membawa senjata api.

“Kalau tidak salah ada sekitar 3 rekaman CCTV yang beredar di media sosial,”ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Depok. Selasa (19/11/2019).

Dari informasi tersebut reserse kriminal polres Metro Depok melakukan penyelidikan. Dari analisa CCTV tersebut ditemukan satu pelaku yang mirip dengan pelaku yang ada di CCTV.

“Kemudian dari hasil pengumpulan informasi tersebut didapatlah 1 orang yang diduga pelaku yang ada dalam CCTV yang beredar. Pelaku pada saat itu sedang bersama temannya,”tandasnya.

Kemudian pelaku diikuti oleh anggota dengan teknik kepolisian dan tibalah di TKP 1 tepatnya di Cimanggis pelaku tersebut akan mengambil sepeda motor.Namun saat akan mengambil sepeda motor pelaku curiga ada orang yang mengikuti.

“Maka saat itu pelaku dan temannya kemudian melarikan diri dan dikejar . Merasa dikejar pelaku membalas dengan mengeluarkan senjata api,”katanya.

Selanjutnya pada saat mengeluarkan senjata api tersebut, posisi anggota dengan posisi terduga pelaku pencurian motor sudah sangat dekat.

“Pelaku merasa mungkin terjepit akan ditangkap, kemudian pelaku mengeluarkan senjata api. Anggota tidak mau kecolongan, terlebih dahulu langsung menggunakan tindakan tegas terukur yang akhirnya dapat melumpuhkan pelaku dan satu pelaku melarikan diri dan belum ditangkap,”bebernya.

Sementara mengenai jimat yang diamankan, Azis menduga merupakan bekal pelaku untuk keselamatan.

“mungkin karena pelaku melakukan tindakan berbahaya akhirnya menggunakan jimat tersebut untuk keselamatan,”tuturnya.

Identitas pelaku yaitu Anwar Amiruddin (27) yang berstatus mahasiswa dengan alamat Dusun 2 RT 07/02 Kelurahan Gunung Sugih Besar, Kabupaten Lampung.