DepokNews–Menurut sebuah lembaga survei di Depok, ada 4 masalah utama di Depok yakni : kemacetan, lapangan kerja, kesehatan dan pendidikan.

Dalam masalah pendidikan, Pemkot Depok telah berusaha keras mengatasi hal ini. Misalnya, Pemkot berusaha menambah gedung SMP kelas pagi sehingga diharapkan tidak ada lagi SMP kelas petang. Meskipun demikian, tetap saja masih ada sebagian masyarakat yg belum terlayani dengan baik.Apalagi utk masalah ketersediaan gedung SMA yang sangat kurang di Kota Depok yg menjadi tanggung jawab Propinsi Jawa Barat.

Menyaksikan hal ini, Yayasan Bina Amal Sholeh (BAS) berusaha ikut aktif membantu pemerintah dengan mendirikan TKB Madani atau yang lebih dikenal di masyarakat sebagai Sekolah Terbuka Madani.

Sekolah Terbuka Madani didirikan tahun 2017 dengan jenjang SMP dan SMA. Sekolah ini menginduk ke SMPN 9 dan SMAN 5 Depok. Total jumlah siswa Sekolah Terbuka Madani sebanyak 45 siswa.

Sekolah ini mempunyai 4 fokus, yakni hafal Alquran 10 juz (tiap jenjang), life skill-kewirausahaan, pembinaan akhlak dan lulus UN.

Pada hari Sabtu 2 Maret 2019, Syarifudin, Ketua Yayasan BAS dalam sambutan Open House Sekolah Madani mengatakan ada beberapa kejadian menarik.

“Salah satunya adalah kisah pelajar SMAN 1 Depok yang pindah ke ST Madani dan masuk ke kelas XII. Siswa tersebut berhasil menamatkan jenjang SMA dan diterima di PTN,” kata Syarifudin.

Dalam sambutan berikutnya, Sekretaris Camat Beji Hendar memberikan apresiasi ke pemilik tanah, Roby AW yang bersedia meminjamkan tanahnya dan mengizinkan didirikannya Saung Quran Madani di atas tanahnya sehingga program hafal Alquran dan kegiatan belajar lainnya bisa dilaksanakan di tempat yang baru ini di Jl. H.Sanim, Kukusan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Bapak Roby AW yang telah meminjamkan tanahnya untuk didirikan Saung Quran Madani,” kata Hendar.

Turut hadir dalam peresmian ini perwakilan dari pimpinan Pemkot Depok yaitu Bambang P dan Sukarjo, Dinas Pendidikan. Hadir pula Lurah Kukusan Hasan, Pengelola SMAN 5 Terbuka Prapanca Adi dan Kurnia, tokoh masyarakat, Ketua RW dan Ketua RT setempat.

Untuk membuat acara menjadi berkah dan meriah, ST Madani membuka acara dengan tilawah, ceramah parenting oleh Retno dari Puspaga Kota Depok, serta ada uji hafalan, pertunjukan nasyid dan tari Saman, serta peresmian dengan nasi tumpeng dan atraksi bela diri. Kegiatan bazar dan pameran hasil kegiatan belajar siswa juga turut ditampilkan.

Kegiatan ini beerjalan lancar dengan dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri dari orang tua siswa, calon orang tua siswa, siswa dan undangan, Open House Sekolah Terbuka Madani telah berhasil dilaksanakan.