Petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok saat. (Diskominfo)

DepokNews – Sejak Januari hingga Juni 2021, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok telah menangani  sebanyak 53 kasus kebakaran. Penyebab kebakaran mayoritas disebabkan korsleting atau hubungan pendek arus listrik.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana merinci, pada Januari terdapat 10 kasus, Februari empat kasus, Maret sembilan kasus, April 12 kasus. Kemudian Mei dan Juni masing-masing sembilan kasus.

“Mayoritas kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik atau arus pendek dengan total 23,” ujarnya, Jumat (06/08/21).

Dikatakan, rata-rata kasus kebakaran ini terjadi di area pemukiman. Adapun total kerugian yang diderita mencapai Rp 720 juta.

Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan penanganan terhadap kasus non-kebakaran. Seperti evakuasi sarang lebah, ular dan monyet yang masuk ke pemukiman warga. Termasuk pohon tumbang, banjir, serta longsor.

“Hingga Juni tercatat sudah 318 kasus non-kebakaran yang kami tangani. Paling banyak kasus evakuasi mencapai 289 kasus,” tutupnya.

Sumber : depok.go.id