DepokNews–SDIT MIFTAHUL ULUM (SDIT MU) yang beralamat Jl. Musholla At-Taqwa No.100, Gandul, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi SAW dan Hari Pahlawan. Kegiatan yang berlangsung secara virtual menggunakan aplikasi zoom dan berpusat di SDIT MU, Selasa (10/11/2020).

Pada kegiatan ini SDIT MU menghadirkan bintang tamu Syakir Daulay yang merupakan aktor yang dikenal karena perannya sebagai Ilham di Anak Masjid dan Fatih di Fatih Di Kampung Jawara. Secara beresemangat Syakir Daulay memberikan motivasi pada anak-anak dengan menceritakan kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah yang penuh tantangan.

Sebelum bercerita tentang kisah perjuangan Nabi Muhmaad SAW Syakir Daulay mealantunkan sholawat nabi dam juga mengaji dengan melawalkan hafalan beberapa surat dalam Alquran, yang di lantunkan secara fasih dan merdu.

Dalam motifasinya Syakir Daulay menceritakan, sikap Nabi Muhammad SAW yang lemah lembut terhadap orang lain bahkan terhadap orang yang berbuat jahat terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Nabi Muhammad SAW pernah kasih memberikan makan kepada pengemis buta, bahkan di suapin, padahal pengemis tersebut menjelek-njelakan Nabi Muhammad SAW dihadapan Nabi Muhammad SAW, karena pengemis buta tersebut tidak tidak menyadari kalau yang menyuapinnya adalah Nabi Muhmmad SAW,” kisah Syakir Daulay.

Pada kesempatan ini Syakir Daulay juga memberikan tips agar anak-anak menjadi sukses. “Untuk menjadi orang suskes dekatlah kepada yang bisa memberikan kesuksesan yaitu Allah SWT. Untuk suskes juga harus menjadi anak yang berbakti kepada orang tua,” tambah Syakir Daulay.

Saat sesi tanya jawab dibuka, para siswa secara polos dan bersemangat memberikan berbagai pertanyaan dengan kepolosannya, sehingga beberapa pertanyaanya cukup menggelitik dan lucu.

Kegaitan ini juga diikuti secara langsung oleh segenap pimpinan SDIT MU dan para guru. Penangung jawab kegiatan Dede Suryadi menjelaskan, peringatan Maulid Nabi merupakan kegiatan rutih tahunan di SDIT MU sebagai salah satu bentuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

“Melalui kegiatan ini kita tanamkan kepada para siswa untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola dengan menteladaninya,” kata Dede Suryadi.