DepokNews – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dikabarkan menangkap seorang terduga teroris di salah satu Sekolah di Kelurahan Tanah Baru, Beji pada Rabu (13/11) pukul 06.10 WIB.

Menanggapi informasi tersebut SDIT Izzati membantah bahwa penangkapan terduga teroris terjadi dilingkungan sekolah.

“Menyikapi informasi yang beredar pada hari Rabu tanggal 13 November 2019 kemarin terkait penangkapan terduga teroris dengan inisial WJ. Maka perlu kami sampaikan bahwa dengan tegas kami mengutuk segala bentuk aktivitas yang berlawanan dengan hukum di NKRI. Penangkapan tersebut terjadi di Jalan Palakali, Tanah Baru, Beji, Depok, bukan di SDIT Izzati,”ujar Jundi, Humas SDIT Izzati, Kamis (14/11/2019)

Jundi juga menegaskan, selain itu terduga teroris yang ditangkap bukanlah guru ataupun pegawai SDIT Izzati.

“Jadi bukan pegawai dan tidak ada kaitan apa pun dengan sekolah kami. Kami bergerak di bidang pendidikan formal, di bawah naungan diknas, yang memberikan pelayanan pendidikan untuk semua lapisan masyarakat,”tambah Jundi.

Penanganan hukum yang dialami oleh terduga teroris merupakan tanggung jawab pelaku.

“Itu adalah di luar tanggungjawab dan wewenang kami. Kami mendukung sepenuhnya aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas hal tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI,” tegas Jundi