DepokNews- Panit Reskrim Polsek Beji, Aiptu Sarwo Edi Nugroho kembali meluncurkan single kedua yang diberi judul ‘Harapan Pendosa’. Setelah sebelumnya sukses meluncurkan single pertama bertajuk ‘Doa Dalam Sujud’.

Untuk lagu tersebut, merupakan hasil kolaborasi antara tim dari Polrestro Depok dan Naam Management (Debu Family). Vokalnya oleh tiga orang dari Polsek Beji, Polrestro Depok, dan Bhayangkari. Musiknya dari Naam Management (Debu Family).

Single ini masih berisi tentang pesan sosial, akan kehidupan orang-orang yang ada di dalam jeruji besi. Perjalanan dimana seseorang membuat kesalahan yang tentunya masih memiliki harapan hidup yang lebih baik kedepannya.

“Kami mencoba berkolaborasi dari tiga vokalis dengan alunan musik dari beberapa alat musik khusus,” kata Sarwo Edi, Rabu (7/7/2020).

Dia menjelaskan, single ini terinspirasi dari banyaknya penindakan Kepolisian dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran pidana dan UU Narkoba. Dimana Kepolisian seakan menjadi momok bagi para pelaku kejahatan.

Padahal dengan penindakan itu, ucap dia, banyak hikmah. Sering terjadi hal yang membuat pelaku kejahatan itu memilih untuk hidup lebih baik, bahkan menjadi aktivis keagamaan dengan berbagai keyakinan yang dianutnya.

“Untuk vokalnya sendiri selain saya ada Evikson Simamora STB dan Rosa Julianti Metiary,” terangnya.

Produser ‘Harapan Pendosa’, Munir Debu menambahkan, musik tercipta salah satunya berisi tentang pesan social terhadap kehidupan yang terjadi. Beragam agama dan kepercayaan membuat kita tentunya harus mampu saling menghormati dan menghargai. Setiap orang yang berbuat kesalahan bisa merubahnya kearah yang lebih baik. Bahkan kalau diijinkan mau bermusik untuk menghibur teman-teman yang ada didalam penjara.

“Rencananya juga single ini akan dibuat film pendeknya, dan sambil roadshow ke lokasi-lokasi yang sesuai dengan makna lagu ini,” tutup Munir.(mia)