DepokNews–Sebelum beraktivitas di pagi hari, para pakar kesehatan menyarankan untuk memulai hari dengan menyantap sarapan lebih dahulu. Makanan yang disantap saat sarapan akan memberikan energi yang cukup untuk memulai hari.

Untuk itulah, Unit Perempuan dan Ketahanan Keluarga (UPKK) Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sarapan Murah di Jumat Berkah” di pemukiman padat penduduk, Kampung Lio, Jumat 18/9/2020.

Kartika Sari, Ketua UPKK DPRa Depok, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan kegiatan yang telah beberapa kali dilakukan di wilayah Kampung Lio. “Variasi kegiatan Jumat Berkah bermacam-macam. Untuk kesempatan Jumat ini, kami memberikan subsidi harga nasi uduk lengkap, untuk harga 5.000 rupiah per porsi, warga cukup membayar 2.000 rupiah saja,” ujar Ika, panggilan akrab Ketua UPKK Depok ini.

Ika menambahkan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS yang berkala dilakukan, bukan hanya di masa jelang pilkada seperti sekarang. Kebetulan pada saat sekarang menjelang pilkada Walikota dan Wakil Walikota Depok, kegiatan Jumat Berkah disisipi pesan juga kepada warga, baik penjual maupun pembeli, untuk mendukung dan memilih pasangan petahana Walikota Depok Idris Abdus Shomad dan Aleg Provinsi Jawa Barat Imam Budi Hartono.

Ketua BPKK DPD PKS Depok, Farida Rachmayanti menguatkan bahwa sebenarnya kegiatan Jumat Berkah ini adalah program berkala yang ada atau tidak ada pesta demokrasi tetap berjalan. “Ini salah satu bentuk kegiatan dari Program Rumah Keluarga Indonesia Kota Depok. Sebagai bentuk khidmat kami kepada para keluarga Kota Depok. Jadi pada saat yang bersamaan, UPKK sekota Depok serentak mengadakan acara Jumat Berkah dengan segala variasi kegiatannya,” jelas Farida.

Farida yang juga Anggota Badan Anggaran dari FPKS DPRD Kota Depok ini menegaskan dalam situasi pandemi saat ini dia telah mengarahkan kepada para fungsionaris perempuan PKS agar tetap disiplin mematuhi protokol pencegahan covid 19 dalam berbagai bentuk kegiatan khidmatnya. “Setiap penyelenggaraan acara, protokol Gerakan 3M ketat dilakukan, yaitu wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tutup Farida. (*)