DepokNews– Calon Wakil Walikota Depok nomor urut 2, Ir. H. Imam Budi Hartono mengunjungi warga Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere pada 11/10/2020. Turut hadir lebih dari 50 orang termasuk Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, LPM, Pengurus RT RW, Karang Taruna Kelurahan Pangkalan Jati dan relawan.


Pada kesempatan tersebut, Imam memperkenalkan diri dengan menceritakan pengalamannya sebelum menjadi Calon Wakil Walikota Depok nomor urut 2 menemani KH. DR. Muhammad Idris, MA. “Saya lahir dari keluarga yang sederhana, ayah saya seorang supir taxi dan ibu saya seorang ibu rumah tangga. Saya sendiri merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara. Saya tidak pernah membayangkan akan bisa mengeyam pendidikan tinggi di Universitas Indonesia tahun 1987, bahkan menjadi seorang anggota legislatif tahun 1999, disaat umur 31 tahun sampai lima periode, 2 periode pada pada DPRD Depok dan 3 periode pada DPRD provinsi”, ucap Imam.


Imam menambahkan “saya ingin mendorong anak muda Depok punya kontribusi pada pembangunan Depok, Secara pengalaman organisasi, saya besar dalam lingkungan organisasi kepemudaan, terakhir, saya menjabat sebagai Wakil Ketua Karang Taruna Jawa Barat. Selain itu, saya juga pernah menjadi Pembina NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) tingkat Provinsi Jawa Barat. Alhamdulillah, kesempatan tersebut saya gunakan untuk memotivasi dan memberikan semangat kepada para pemuda termasuk para penyandang disabilitas untuk terus berprestasi dalam bidang apapun termasuk olahraga, bahkan sampai taraf internasional di Korea Selatan, Myanmar dan Singapura” Ujar Imam, yang sekaligus pernah menjabat mantan Manajer Persikad Depok.

Imam menambahkan, ”Saya tidak pernah menduga akan mendapatkan pengalaman dan semua pencapaian tersebut, 20 tahun sudah saya menjabat sebagai anggota dewan, dan tidak tiba-tiba ingin mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Depok” pungkas Imam

Imam menambahkan dirinya diminta untuk membersamai KH. DR. Muhammad Idris untuk melanjutkan pembangunan Kota Depok dalam kontestasi Pilkada 2020. Selain itu, Imam juga yakin bahwa pemuda karang taruna nantinya bisa menjadi pemimpin di masa depan, yang terpenting adalah peka terhadap masalah lingkungan sekitar, dan responsif mencari solusi agar dapat menyelesaikan masalah warga. “saya yakin pemuda karang taruna nantinya akan mampu menjadi seorang pemimpin, khususnya bagi pemuda Depok, saya sudah membuktikan di karang taruna kita dapat menggali banyak pengalaman, jaringan dan belajar kepemimpinan” tutup Imam.