DepokNews – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A., M.A salurkan Hak Pilih dalam Kontestasi Pilkada Depok pada Rabu (9/10) di TPS 177, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Nur Azizah hadir di TPS beserta sang suami, Dr. Ir. H. Nur Mahmudi Isma’il , M.Sc. yang merupakan Walikota Depok periode 2006-2016.

Bersama Nur Mahmudi, Nur Azizah turut mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga depok agar jangan sampai ketinggalan memeriahkan kontestasi politik ini dengan menyalurkan hak pilihnya. “Mari kita gunakan hak pilih kita pada pilkada kali ini, jangan ada yang golput, karena pilkada cuma sekali dalam 5 tahun, jangan sampai menyesal tidak mencoblos, karena ini menentukan kemajuan depok 5 tahun kedepan”, ajak Nur Azizah.

Sebagai seorang politisi dari partai yang sudah tiga periode memimpin Depok, Nur Azizah berharap PKS akan kembali melanjutkan estafet kepemimpinan dalam periode ke empat di Kota Depok. “PKS sudah terbukti dapat membangun Depok, Insya Allah, jika kembali diamanahkan untuk memimpin Depok, kader-kader PKS dapat terus memajukan dan membawa perubahan untuk Kota Depok yang lebih baik”, jelas Nur Azizah.

Nur Azizah berharap kota depok dapat terus di pimpin oleh orang-orang yang soleh dan mampu memimpin dengan adil, serta terhindar dari perilaku dzalim. Mengenai pempimpin yang adil, Nur Azizah menyebutkan itu sudah diatur secara detail dalam Islam, ia menyampaikan kutipan Hadits:

“Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda, ‘Ada tujuh kelompok orang yang dinaungi oleh Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang mengisi hari-harinya dengan ibadah, seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah di mana keduanya bertemu dan berpisah karena Allah, seorang yang dibujuk berzina oleh lawan jenis yang berpangkat dan rupawan lalu menjawab, ‘Aku takut kepada Allah,’ seseorang yang bersedekah diam-diam sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir di kesunyian dengan menitikkan air mata,’” (HR Bukhari dan Muslim).

“Sudah jelas disana disebutkan mengenai pemimpin yang adil. Penyebutan pertama imam atau pemimpin yang adil ini bukan tanpa makna. Tapi menunjukkan betapa pentingnya keadilan imam atau pemimpin di tengah masyarakat”, tegas Nur Azizah.

Sementara itu, Nur Mahmudi yang pernah mempimpin Kota Depok selama 10 tahun juga berharap agar Kota Depok menjadi lebih baik, “Pemkot Depok bersama warganya harus berjuang keras mewujudkan Visi RPJP KOTA DEPOK 2016-2025, yaitu Depok Kota Niaga dan Jasa yang Religius dan Berwawasan Lingkungan “, berdasarkan kepada Visi di atas, tanpa mengabaikan peningkatan kualitas dan produktivitas aneka barang oleh ratusan Pabrik di berbagai kawasan Industri yang ada, Depok harus berjuang meningkatkan kesejahteraan perekonomian warganya melalui sektor niaga dan jasa yang berpegang teguh pada nilai dan norma agama serta kelestarian lingkungan. Seluruh aktivitas industri barang, perdagangan dan jasa di Depok harus berpegang teguh kepada nilai kelestarian lingkungan, termasuk penyediaan Ruang Terbuka Hijau yg diamanahkan oleh Undang-Undang Tata Ruang (20% atau sekitar 4000 Ha oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah serta 10% atau sekitar 2000 Ha oleh Swasta/Masyarakat “, jelas Nur Mahmudi

“Insya Allah PKS terus berkomitmen mengusung kader-kader terbaiknya yang soleh, adil dan amanah, tidak hanya di Kota Depok saja, tapi di daerah-daerah lainnya di Indonesia, kader PKS akan terus berkiprah menjadi sosok negarawan yang soleh yang bisa membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Indonesia”, pungkas Nur Azizah.