DepokNews–Pengurus Cabang (PC) Salimah (Persudaraan Muslimah) Pancoran Mas, Depok menggelar kegiatan Ramadhan Literacy pada hari Sabtu, 11 Mei 2019 lalu. Kegiatan yang digelar sejak jam 9 pagi sampai saat berbuka puasa ini, mengundang antusiasme yang luar biasa dari para orang tua yang menginginkan kegiatan positif bagi putra dan putrinya untuk mengisi Ramadhan. Hali ini terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui target. Panitia semula tidak menyangka bahwa pendaftaran peserta akan membludak pada H-1, hingga mencapai 120 peserta dari 100 peserta yang ditargetkan.

Kegiatan yang bertempat di Graha Al I’tishom, sebuah percetakan buku agama Islam, yang berlokasi di Jalan Raya Keadilan No. 75, Rangkapan Jaya Baru, Panboran Mas, Depok ini, dikemas dengan sangat kreatif oleh panitia penyelenggara. Pada sesi pertama, peserta diajak berwisata edukasi, yaitu mengobservasi proses pencetakan buku di percetakan buku Al I’tishom.
Peserta yang terdiri dari anak-anak pelajar kelas 2 SD hingga 9 SMP ini, diajak berkeliling percetakan, dari satu proses ke proses berikutnya. Mulai dari proses pemotongan kertas, pencetakan dengan mesin cetak yang besar, lalu dilanjutkan melihat proses pelipatan dan penyusunan halaman. Anak-anak sangat antusias mengikuti wisata edukasi ini sehingga beberapa dari mereka pun turut mencoba melakukannya. Proses yang tidak kalah serunya adalah proses menjahit. Ternyata tidak hanya pakaian yang dijahit, buku pun harus dijahit agar kertas-kertas yang disusun menjadi buku terikat kuat. Setelah proses menjahit buku para peserta diajak untuk melihat bagaimana membuat sampul atau cover buku dan memasangnya. Proses pencetakan buku berakhir dengan proses wrapping yaitu membungkus buku dengan plastik agar rapi dan terlindung dari kotoran. Keseruan acara tidak berhenti sampai di sini. Karena sesi kedua yang tidak kalah serunya segera digelar setelah para peserta menunaikan ibadah shalat zhuhur berjamaah.

Penampilan dua orang penyanyi cilik Qonita dan Rizqin di sela-sela acara membuat suasana semakin menyenangkan. Keduanya berduet membawakan lagu Ramadhan Kurindu diiringi musik dari keyboard yang dimainkan oleh Qonita, hafizh cilik yang terampil bermain alat musik juga.
Pada sesi kedua para peserta mendapatkan motivasi dan inspirasi menulis dari para penulis cilik dan belia. Kegiatan yang bertajuk “How to Write My Own Book” ini menghadirkan tiga orang penulis buku. Yang pertama adalah Fayanna Ailisha Davianny, penulis Buku KKPK (Kecil Kecil Punya Karya) yang mulai menunjukkan bakat menulisnya sejak kelas 2 SD. Pelajar yang saat ini duduk di kelas 8 SMP Islam Dian Didaktika ini,sudah menulis 50 buku KKPK dan meraih 200 penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional. Fayanna juga menjadi Duta Baca Anak Nasional dan menjadi pembicara termuda pada Konferensi Penulis di Kuala Lumpur, Malaysia pada April 2018.
Penulis lainnya yang hadir dalam acara ini tidak kalah hebatnya, yaitu Azzam Habibullah, seorang pelajar kelas 11 SMA di SAMERA (Sekolah Alam Medan Raya) Indonesia yang sudah berkeliling dunia karena kegiatan literasinya. Azzam banyak meraih kejuaraan tingkat nasional dan internasional. Dari kegiatan literasinya ke luar negeri, banyak ide yang ia tumpahkan dalam buku-buku yang ditulisnya berupa novel dan buku motivasi. Selain buku, Azzam juga membuat permainan Ground Board Games, permainan edukasi yang mengenalkan budaya literasi kepada anak muda.

Bintang tamu lainnya adalah Irsa Fairuza, siswi kelas 6 SD Islam Dian Didaktika, yang mulai belajar menuangkan ide-idenya dalam bentuk tulisan sejak kelas 3 SD. Bakat menulisnya muncul dari seringnya menulis catatan kecil (catcil) yang merupakan tugas sekolahnya. Kebiasaan menuliskan aktivitas dan pengalamannya ini membuat Irsa semakin terasah kemampuan menulisnya dan semakin gemar menuliskan pengalamannya yang berkesan. Hingga di penghujung kelas 6, buku Catatan Kecilnya dikumpulkan menjadi sebuah buku berjudul Catatan Kecil Irsa Fairuza.
Ketiga penulis berbakat ini memberikan motivasi dan inspirasi literasi kepada peserta Ramadhan Literacy. Semoga dari kegiatan ini akan bermunculan penulis-penulis baru yang akan meramaikan dunia literasi Indonesia dan menjadi penggagas-penggagas kebaikan yang menginspirasi banyak orang untuk beramal shalih dan beramar ma’ruf nahyi munkar.

Hadir dalam acara ini Ibu Raden Siti Nurani, Ketua Pengurus Daerah Salimah Depok. Dalam sambutannya Ibu Rani menyampaikan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan Ramadhan Literacy ini. Beliau berharap anak-anak Indonesia dapat menghasilkan karya-karya tulis yang bermutu dan Indonesia menjadi negara yang bermartabat. Ibu Rani juga langsung mengajak peserta menuliskan kalimat yang dibicarakannya dalam bahasa Inggris untuk menarik perhatian peserta.

Dari aparat pemerintah hadir Ketua RT 04 Bapak Abdul Mazid dan Ketua RW 08 Bapak Zulkahfi. Hadir pula memberikan sambutan, Bapak Ujang Tajudin, SE mewakili Lurah Rangkapan Jaya Baru. Bapak Ujang menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh PC Salimah Panoran Mas.

“Kegiatan seperti ini seharusnya dapat diselenggarakan secara terjadwal,” ungkap Bapak Ujang menyambut positif kegiatan ini. Bahkan seharusnya pemerintah memberikan dukungannya kepada organisasi masyarakat dan komunitas penggiat literasi, baik dukungan moril maupun materil. Selain itu aspirasi pegiat literasi harus disampaikan kepada para anggota Dewan Perwakilan Rakyat agar juga mendukung program ini melalui pengadaan fasilitas ruang terbuka hijau yang tidak saja dapat digunakan sebagai sarana rekreasi keluarga namun juga kegiatan taman baca.

Melengkapi wisata edukasi dan motivasi literasi oleh para penulis, kegiatan ini ditutup dengan berbuka puasa bersama para peserta Ramadhan Literacy. Sementara di luar ruangan, PC Salimah Pancoran Mas juga berbagi ta’jil kepada para pengguna jalan atau Ta’jil on The Road.

Di akhir acara, Ibu Herlina Agustina Gebze, pembina PC Salimah Pancoran Mas, menyampaikan harapannya. “Semoga kegiatan literasi ini dapat membiasakan anak-anak mengungkapkan idenya dalam bentuk tulisan dan pada akhirnya meningkatkan minat membaca pada anak-anak.”

Harapan PC Salimah Pancoram Mas, semoga kegiatan literasi ini juga dapat meningkatkan kualitas anak Indonesia agar tidak saja cerdas secara spiritual, emosional dan fisikal, namun juga cerdas secara sosial dan linguistik. Salam literasi. (SM)