DepoKNews–Pengemudi ojek online dan ojek pangkalan nyaris adu jotos di kawasan lingkungan Kampus Universitas Indonesia Kota Depok pada Rabu (23/1) malam.

Berdasarkan informasi yang di himpun di lokasi kejadian menyebutkan keterangan para pengemudi ojek on line yang datang ke kampus Universitas Indonesia  berjumlah sekira 500 orang.

Para pengemudi ojek online berkumpul di UI dikarenakan mendapat berita bahwa ada salah satu pengemudi ojek online diduga telah dipukul oleh ojek pangkalan UI.

Sehingga dengan spontan dan melalui media jejaring sosial para driver bersama – sama ingin memastikan peristiwa tersebut.

Setelah tiba di Universitas Indonesia para driver ojek on line di tertibkan oleh pihak Pamdal Kampus, tetapi para pengemudi ojek on line masih bertahan karena ingin mencari kejelasan atas peristiwa yang tersebar di kalangan driver.

Sekira jam 20.00 wib anggota polsek beji dan Babinsa Pondok Cina, Serda Slamet dan Sertu Romi ,Melakukan Cek TKP dan setibanya di TKP (Gerbang Utama UI) driver online berjumlah sekira 500 orang masih berkumpul.

Selanjutnya anggota Polsek Beji di bawah Pimpinan Kapolsek Beji  Kompol Yeni Anggraeni Sihombing an Babinsa pondok berusaha mengurai massa ojek online.

salah satu tukang ojek pangkalan UI bpk. Hery Wiyono menjelaskan bahwa tidak adanya pemukulan yang dilakukan ojek UI terhadap driver ojek online, mengenai informasi yang berkembang berita tersebut menurut beliau masih simpang siur.

Sementara itu Humas UI Wanda Ayu menjelaskan keterangan dari Pengamanan Lingkungan Kampus UI
tidak ada pemukulan karena korban dari pengemudi ojek onlie tidak diketemukan dan petugas patroli mencari info ke
ojek pangkalan tidak melakukan pemukulan.

Kapolsek Beji Kompol Yeni Anggraeni Sihombing menambahkan kondisi lingkungan Kampus UI sudah kondusif.

“Hanya ada informasi saja adanya dugaan pemukulan tapi infonya itu kami cari tidak benar,”katanya.