DepokNews–Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I B, Depok, berlokasi di Kecamatan Cilodong berkomitmen menjadikan tempat kerjanya sebagai zona integritas bebas pungutan liar (pungli) maupun korupsi.

Kepala Rutan Cilodong Depok, Dedy Cahyadi kepada wartawan pada Rabu (4/2) mengatakan
kebijakan ini berlaku juga untuk para narapidana dan pengunjung yang datang.

“Salah satu upaya kongkrit untuk mencegah terjadinya pungli di kawasan tersebut ialah kami lakukan penggunaan e-money untuk setiap transaksi,”katanya.

Dengan elektrik money ini, potensi-potensi itu bisa diminamalisir..

“Kami harap pesan ini sampai kepada warga binaan maupun masyarakat yang melakukan kunjungan,”katanya.

Selain itu, Dedy juga mengatakan, pihaknya telah memasang lebih dari 40 kamera pengintai atau CCTV untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan di Rutan Cilodong, Depok. Kemudian, pihaknya juga bertekad menjadikan kawasan tersebut sebagai zona integritas bebas korupsi dan berbasis pada Hak Asasi Manusia atau HAM.

“Implementasinya kita membuat pelayanan publik menyentuh pada masyarakat dengan unsur-unsur berbasis HAM serta layanan prioritas dari mulai parkir, sampai loket dan ruang pembinaan. Kami juga menyiapkan area ramah anak untuk ibu hamil dan menyusi juga kita siapkan.”

Dengan target wilayah bebas korupsi ini, Dedy bertekad memberikan layanan yang maksimal dengan sentuhan yang lebih manusiawi.

Selain memperketat sistem pengawasan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah petugas khusus di area pengaduan yang bakal menghampiri warga binaan (napi) atau pihak keluarga yang punya masalah saat berkunjung.

“Petugas ini akan lihat gesturnya, jika ada kesedihan kita hampiri. Ini termasuk juga untuk para pengunjung, supaya kalau ada permasalahan yang enggan diungkapkan dapat disampaikan ke kami dan akan kami tindak lanjuti,”katanya.