DepokNews – Merealisasikan program 100.000 lubang biopori yang dicanangkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) membuat sebanyak sembilan lubang biopori di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa), Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Mi’raz mengatakan, pembuatan sembilan lubang biopori tersebut dilakukan di halaman Rusunawa. Masing-masing lubang memiliki kedalaman dua meter.

“Lubang biopori ini difungsikan untuk mengatasi genangan air di permukaan, agar tidak terjadi banjir,” katanya kemarin.

Dijelaskannya, gerakan pembuatan lubang biopori ini sangat baik dampaknya untuk pelestarian lingkungan. Dengan begitu, kualitas lingkungan di Kota Depok pun tetap terjaga.

“Kami ingin di Rusunawa ditambah lagi lubang bioporinya menjadi 15 titik, dan nanti rencananya di UPT Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT) juga akan dibuat lubang biopori,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala UPT Rusunawa, Tedi Mulyono menuturkan, pihaknya akan mendukung penuh program ini. Tentunya dengan melibatkan warga setempat untuk menambah lubang biopori lainnya di sekitar rusun.

“Alhamdulillah selama ini di Rusunawa tidak pernah banjir, resapan airnya baik,” tambahnya