DepokNews – Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai sektor. Baik perekonomian secara makro dan mikro. Namun tak berarti bagi Tya Hinnarti sebagai pemilik Rumah Serba Ada.

Dia seorang karyawan harus berhenti bekerja di tempat mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu juga dengan suaminya.

Pasangan suami istri ini sudah tidak bekerja ketika pandemi melanda negeri ini. Tentu ini menjadi pil pahit bagi mereka berdua.

Namun sisi lain. Kebutuhan hidup harus dipenuhi. Tak panjang lebar.

Ibu rumah tangga ini memberanikan diri untuk berjualan apa saja yang penting pemasukan untuk keluarga ada.

Ia berjualan barang-barang UMKM. Dia pasarkan melalui media sosial (Medsos).

Perlahan pasti. Orderan semakin banyak di tengah pandemi Covid-19.

“Awal pandemi di 2020 saya dan suami tidak bekerja lagi. Langsung banting stir. Saya jualan produk – produk yang viral yaitu kebutuhan pasar. Alhamdulillah, tanpa modal saya mulai jualan, ” kata Tya ketika ditemui di Jalan Pekapuran.

Seiring berjalan. Tya memberdayakan pelaku UMKM yang ada di Depok. Di mana, Tya mengambil barang produk dititipkannya untuk dijual kembali.

Walhasil. Tya bersama suaminya mendirikan Rumah Serba Ada. Rumah Serba Ada ini memiliki konsep merangkul para UMKM yang ingin menjual produknya hingga laku.

Alhamdulillah, tiga bulan pertama penjualan kami bagus. Perkembangan pesat. Penjualnya hampir 200 persen di masa pandemi Covid-19,” ucap Tya.

Tya menjelaskan, penjualan barang UMKM dipasarkan melalui online dengan media sosial yang ada. Tya bersyukur. Selama ini berjualan terus berkembang.

Karena ia dibantu oleh reseller yang tersebar di Kota Depok. Di mana mereka memesan barang atau produk dari Rumah Serba Ada yang diantarkan oleh ojek online.

“Sudah 1.000 lebih reseller kami di Depok, ” kata Tya.

Lebih lanjut, para reseller yang bergabung adalah ibu rumah tangga, bahkan ada yang sebelumnya bekerja seperti dirinya.

“Reseller yang tadi ya kerja, kena PHK. Jadi bisa jadi bahan jualan menambah saku rumah tangga mereka, ” ucap dia.

Rumah Serba Ada ini sambung dia, menjual aneka barang kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan kata dia, barang produk yang dijual ini selalu di upgrade.

“Konsumen kami di Depok. Bahkan ada yang di Jakarta. Tentunya dengan harga yang lebih murah, ” pangkasnya.