Petugas Damkar saat melakukan pendinginan

Rumah Dua Lantai di Cipayung DepokTerbakar, Pemicunya Diduga Gas Elpiji Bocor

Posted on 711 views

DepokNews-Rumah dua lantai di Jalan Rawasari I, RT 2/6, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, terbakar diduga karena tabung gas elpiji yang mengalami kebocoran. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (13/11/2018)

Didit (30), warga sekitar mengatakan kebakaran di rumah dua lantai, yang baru ditempati para penghuninya belum lama ini, terjadi cukup cepat.

“Awalnya penghuni rumah teriak kebakaran. Gak lama ternyata api sudah memenuhi ruangan di lantai dua rumah, kami lihat kobaran api terlihat dari jalan, makin membesar,” katanya.

Saat itu kata dia beberapa penghuni rumah tampak menyelamatkan sejumlah barang berharga mereka dari dalam rumah.

Beberapa warga sekitar tampak panik namun tak bisa berbuat banyak untuk memadamkan api.

Selang berapa waktu kemudian petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok datang ke lokasi kejadian dan memadamkan kobaran api sehingga tidak merambat ke bagian lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, R Gandara Budiana pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat.

Sejumlah petugas dengan mobil pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi kejadian kebakaran.

“Saat tiba, api yang membakar rumahsudah cukup besar terutama di lantai dua,” katanya.

Petugasnya kata Gandara langsung melakukan pemadanan dan mencegah api meluas atau merembet ke rumah lain di sekitarnya.

“Kami turunkan tiga mobil pemadam dan 17 personel untuk menanggulangi api,” katanya.

Dalam waktu hampir dua jam, kata Gandara pihaknya berhasil memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan untuk mencegah api meluas

Kejadian kebakaran yang diduga  adanya kebocoran gas elpiji pada tabung atau selang.

Sehingga saat digunakan memasak, api muncul dan membakar material yang ada di dapur. Dari sana api merembet ke lantai dua dan lainnya

Ia memastikan untuk sementara diketahui tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini.

“Untuk jumlah kerugian materil masih dinventarisir penghuni rumah,” katanya.