RS Meilia Gelar Khitanan 100 Anak Dan Siapkan Pusat Layanan Cathlab Jantung

Posted on 8 views

Depoknews.id – Rumah Sakit (RS) Meilia Kota Depok menggelar acara khitanan massal bagi lebih dari 100 anak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Depok sekaligus HUT ke-11 RS Meilia Depok.

“Kegiatan ini merupakan salah satu dari misi hadirnya Rumah Sakit Meilia yakni menebarkan kepedulian serta bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Kota Depok”, kata Liza Meilia, pemilik RS Meilia dalam sambutannya di acara khitanan massal, Rabu 3 Mei 2017 di Kota Depok.

Sementara itu wakil walikota Depok Pradi Supriatna menyambut baik berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga masyarakat.

“Saya berterimakasih atas berbagai program layanan RS Meilia Depok yang dapat dirasakan masyarakat secara cuma-cuma. Saya cuga berpesan agar setiap pengusaha di wilayah Depok memperhatikan kesehatan pekerjanya dan membayar kewajiban BPJS sehingga para buruh dan pekerja bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak”, kata Pradi sesaat sebelum membuka acara khitanan massal.

Acara ini di hadiri oleh sejumlah jajaran pemerintah kota Depok serta perwakilan dari Polres dan Kodim.

Pusat Layanan Cathlab Jantung

Wakil Direktur pelayanan medis sekaligus ketua panitia Dr. Budiman , MARS menyatakan bahwa RS Meilia ke depannya akan mempunyai layanan prima untuk CATHLAB CARDIO VASCULAR. RS Meilia akan melayani pemasangan ring pada jantung, karena di Depok masih satu dua rumah sakit yg dapat melayani penderita penyakit pembunuh nomor satu di dunia ini.

Cathlab adalah alat bantu untuk menanam alat pada manusia tanpa melakukan operasi.

RS Meilia Depok juga akan segera memberikan layanan hemodelisa untuk para penderita penyakit ginjal.
Selain itu akan dilakukan pembenahan kamar ICU yang sekarang berjumlah 6 tempat tidur serta 8 tempat tidur untuk Highcare Unit.

Semua layanan itu kini telah ditanggung oleh BPJS sehingga semua kalangan serta berbagai lapisan masyarakat dapat menikmati layanan ini dan tidak harus ke luar Kota Depok.