Depok – Sekira 1000 lebih kader PKS Depok yang tersebar di 11 kecamatan hadir secara daring dalam kegiatan webinar kesehatan yang diadakan DPD PKS Kota Depok pada hari Sabtu, 11/07/2021.

Dari layar aplikasi Zoom dan Youtube PKS TV Depok tampak hadir Ketua DPD PKS Kota Depok Imam Budi Hartono, Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok Hermanto Setiawan, Ketua BPKK DPD PKS Kota Depok Iin Nur Fatinah, Ketua-ketua DPC dan Ranting se kota Depok. Menyusul hadir pula istri Wali Kota Depok Elly Farida dan istri Wakil Wali Kota Depok Etty Maryati Salim.

Acara dengan MC Sakti Okihanto, Tim Konselor RKI Kota Depok, diawali dengan pembacaan Surat Alfatihah, menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPD PKS Kota Depok Ir. H. Imam Budi Hartono.

Dalam sambutannya, Imam menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan webinar kesehatan yang mengambil tema Kesehatan Fisik dan Mental di Masa Pandemi. Dalam kesempatan tersebut Ia juga menyampaikan kondisi terkini kota Depok yang menurutnya kasus penyebaran Covid 19 saat ini di Kota Depok meningkat sangat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

“Terima kasih banyak kepada panitia dan nara sumber atas inisiatifnya pada hari ini. Acara yang bagus sekali karena memang kita sedang mengalami wabah Covid-19. Kami di pemerintahan juga sedang mencoba mengatasi dan menekan, melakukan tindakan pencegahan dalam menekan angka terjadinya penularannya,” kata Imam yang juga Wakil Wali Kota Depok.

“Kondisi kota Depok sama dengan kondisi daerah daerah lain terutama Jabodetabek dan kota kota besar di Indonesia mengalami wabah Covid-19 yang meningkat tajam dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan varian baru yaitu varian Delta ,” jelasnya.

Imam kemudian menuturkan pentingnya kader PKS menjaga kesehatan diri di masa pandemi.

“Rumah sakit di Depok sudah full semua. Jadi, kader PKS perlu menjaga kesehatan. Dengan kegiatan ini semoga kader mendapat pencerahan, seperti bagaimana mendapatkan imunitas tubuh, bagaimana mengatasi covid itu sendiri, dan pengurusan pemulasaran jenazah covid,” tutur Imam di sela sambutannya.

Sesi materi pertama yaitu Melek Covid, Keluarga Fit yang disampaikan dr. Hilmia Nawawi. Ia menjelaskan panjang lebar apa itu virus Covid-19, langkah pencegahan penularannya, dan tips isolasi mandiri (isoman).

“Jika ada anggota keluarga terpapar covid dan penanganan nya adalah isolasi mandiri, maka yang bersangkutan wajib tetap berada di kamar dan dapat dihubungi. Kemudian ia wajib sering cuci tangan, selalu bermasker jika keluar kamar, menjaga kebersihan kamar, dan melaporkan kondisi tubuhnya,” kata Hilmia.

Usai sesi pertama, Sekum DPD PKS Kota Depok Hermanto Setiawan berkesempatan memberikan informasi satgas Covid-19 DPD PKS Kota Depok dan arahan struktur partai terkait kegiatan-kegiatan partai wajib dilakukan secara daring, yang jika pun offline harus dengan prokes yang sangat ketat.

“Mudah-mudahan sarana webinar ini bisa menjadi salah satu pengingat kita untuk menjaga kondisi agar kita sehat wal afiat,” harap Hermanto di akhir sambutannya.

Kemudian acara disambung sesi materi kedua dengan pemaparan Self Healing biar Eling yang disampaikan oleh Desy Hardini, S.Psi.

“Self Healing adalah sebuah proses untuk menyembuhkan diri sendiri dari luka batin yang kita miliki dengan bantuan kekuatan dalam diri kita,” jelas Desy.

Ia memaparkan hal-hal yang terjadi di masa pandemi Covid-19, yang menyebabkan gangguan mental/psikologis.

“Di antaranya stay at home, social distancing, kehilangan pekerjaan, kehilangan nyawa, banyak terpapar gadget, dan boom informasi berita Covid,” papar Desy.

Selanjutnya sesi materi ketiga yaitu Tata Laksana Pemulasaran Jenazah Covid-19. Sesi ini disampaikan oleh Widiana Pratiwi, yang saat webinar berlangsung sedang berada di rumah korban terpapar virus Covid-19 di Sawangan, menangani pemulasarannya. Sejumlah peserta webinar terharu mengetahui aktifitas Widiana dan tim nya yang tergabung dalam Tim Relawan Santika DPD PKS Kota Depok. Mereka siap siaga 24 jam melayani dan mengurus pemulasaran jenazah orang yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

“Saat ini saya berada di posisi rumah duka, sedang evakuasi jenazah bapak-bapak meninggal dari kemarin. Baru lapor ke kami karena faktor akses informasi,” ujar Widiana disaksikan peserta webinar.

Selanjutnya Widiana menjelaskan tahapan-tahapan cara mengurus pemulasaran jenazah Covid-19 dari mulai membersihkan tubuh jenazah dengan air disinfektan kemudian melapisi dengan plastik, mengkafani hingga membungkus menggunakan kantong mayat.

“Kain kafannya lurus-lurus saja. Tidak dibuat seperti baju. Diukur badannya lalu dibungkus dengan kain kafan. Kalau jenazah laki-laki 3 lembar, sedangkan jenazah perempuan sebanyak 5 lembar,” kata Widiana sembari menunjukkan kain kafan.

Pada kegiatan webinar kesehatan ini, setiap sesi materi disambung dengan diskusi dan tanya jawab nara sumber bersama peserta webinar dari seluruh kader PKS Kota Depok. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB ini berakhir pada pukul 11.52 WIB.

(shl)