DepokNews- Sebanyak 1.534 calon jemaah haji (Calhaj) Kota Depok, terpaksa tertunda menjalani ibadah di Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi tahun ini.

Kepala Seksi Umrah dan Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok Hasan Basri mengatakan, Kemenag memutuskan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi.

“Data 1534 warga Depok yang batal berangkat tahun ini adalah jemaah yang juga batal berangkat pada tahun 2020 lalu,” jelasnya, Jumat (4/6).

Sementara itu, Kepala (Kemenag) Kota Depok Asnawi menambahkan semua calon jemaah haji yang tertunda berangkat menjalankan ibadah haji di Mekkah sudah menyelesaikan urusan administrasi, melunasi pembiayaan dan pemeriksaan kesehatan para jemaah.

“Bimbingan ibadah haji pun sudah dilakukan di berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH),” kata Asnawi.

Meski begitu, Asnawi merasa pembatalan pemberangkatan memang keputusan terbaik untuk saat ini. Mengingat kasus Covid-19 masih relatif tinggi.

Dia berharap, para jemaah dapat bersabar dan saling mendoakan agar tahun depan bisa berangkat ke tanah suci.

“Tentu kami prihatin dengan jemaah, tapi Covid-19 ini kan masalah nyawa. Menjaga nyawa lebih utama. Ini kewajiban kita semua,” tandasnya.