DepokNews- Terkait rencana pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Pancoran Mas, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Tahura Kota Depok, Purnomo Sujudi menyebut, nantinya pembangunan akan dilakukan dengan memperhatikan kelestarian alam. Artinya, tidak ada tumbuhan yang dirusak dalam proses pengerjaannya.

“Saat menyusun proses Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan masterplan, sudah ada poin yang tertuang terkait pembangunan Tahura. Jadi, kami tidak asal bangun,” katanya Selasa (15/12).              

Dikatakannya, pengelolaan dilakukan untuk menjadikan Tahura sebagai ekowisata di Kota Depok. Dengan begitu, bisa dipastikan, dalam proses pembangunannya tidak ada pohon yang ditebang.

“Kami memperhatikan lingkungan sekitar. Jadi, nanti tidak ada pohon yang ditebang. Pembetonan juga hanya dilakukan di perkantoran. Kalaupun ada pondasi, itu juga kecil atau sedikit.” Jelasnya.

Sementara pembangunan di luar kantor, imbuhnya, akan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Seperti penggunaan kayu, batu alam dan lain sebagainya.

“Setiap detail sudah dipersiapkan dan tertuang dalam RPJP dan masterplan. Intinya, saat menyusun proses ini, semuanya berbasis lingkungan. Jadi, masyarakat tidak usah takut dengan rencana penataan Tahura karena akan tetap terlihat asri,” tutupnya.(Mia)