Komunitas Jumat Berkah (KJB) menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dan Janda pada hari Minggu, 14 Februari 2021 tepatnya di wilayah Taman Induk Rw.11 Kel.Cipayung Kota Depok.

DENGAN MENGIRIM VOTO VOCER INI KE WA: 089672624114 AKAN AKAN DAPAT INFO LENGKAP DAN DISCUNT

Hamimah Ketua KJB saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelaksanaan Milad ke-2 ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kami, walaupun seharusnya pelaksanaannya pada bulan Desember 2020 namun karna suatu hal baru bisa kami laksanakan di bulan februari atau awal bulan rajab tahun 2021 ini.

Dijelaskan Hamimah pemberian santunan ini merupakan bentuk nyata atau implementasi dari suatu komunitas sosial dalam berbagi kebahagian dan keceriaan khususnya bersama anak yatim.

Di Milad ke-2, alhamdulillah kami bisa memberikan total santunan sebanyak 60 paket sembako dan uang tunai kepada Anak yatim dan janda. Smoga ditahun yg akan datang kami masih bisa diberi kesempatan untuk terus berbagi dengan jumlah yang lebih banyak untuk disantuni. Kami akan terus berupaya melakukan dan meningkatkan aktifitas kami dalam program kegiatan sosial serta bersama sama menanamkan kepekaan akan lingkungan disekitar . ucap hamimah

Dalam sambutan Pembina KJB Depok, Wahyudin memenyampaikan, bahwa betapa pentingnya peran Komunitas Jumat Berkah (KJB) ditengah-tengah masyarakat dengan mengedepankan kegiatan sosial, melakukan bentuk kepedulian dan menjalankan perintah Agama untuk slalu mengasihi serta membahagiakan Anak yatim dan membantu para Janda serta masyarakat yang tidak mampu. Apalagi dalam situasi dan kondisi pandemi covid saat ini.

Hal ini yang melatarbelakangi terbentuknya KJB di wilayah Taman Induk Cipayung Depok. Tegas wahyu sapaan akrab

Di Milad pertama kami mengajak mereka sambil wisata edukasi naik mobil odong- odong keren (Oren) berkunjung ke Gedung DPRD dan Walikota Depok. Tahun ini karna masih pandemi covid maka dibuat dengan kesederhanaan tapi alhamdulillah meningkat jumlah orang yang disantuni. Sambung wahyu.

Tentunya kita sebagai manusia pastinya pernah mengalami kesulitan atau kesusahan dalam hidup, jadi dengan memberi bukan berarti kita banyak uang dan orang kaya, akan tetapi karna kita tahu bagaimana rasanya ketika kita saat sulit dan tidak punya apa-apa. Smoga hal ini bisa menumbuhkan dan menginspirasi munculnya komunitas- komunitas lain dan kepedulian masyarakat khususnya kota Depok terus meningkat serta kita tidak mendengar lagi ada anak yatim dan janda yang terlantar serta kurang mendapat perhatian. Tutup wahyu