DepokNews—Ratusan pedagang kaki lima yang berjualan di bawah jalan layang (fly over) di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Beji Kota Depok terancam dibongkar.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto mengatakan keberadaan ratusan PKL dituding berjualan diatas pedestarian dan menggunakan sebagian badan jalan, menjadi sumber kemacetan di sana.

“Kita lapak para PKL membuat lokasi menjadi kumuh dan merusak estetika Kota Depok dan kita akan tertibkan”katanya.

Sebelum dilakukan penertihan pihaknya tengah melakukan pendataan para PKL yang berjualan di bawah FO di Jalan ARH Depok tersebut.

Nantinya kata dia para PKL diminta berjualan di tempat yang semestinya atau yang disediakan sebelum akan ditertibkan.

“Pendataan yang kami lakukan ini merupakan bagian dari sosialisasi bahwa keberadaan mereka melanggar aturan yakni Perda Depok tentang Ketertiban Umum sehingga akan ditertibkan,” katanya.

Menurut Yayan keberadaan para PKL di sana banyak dikeluhkan warga karena menimbulkan kemacetan parah setiap harinya.

Belum lagi sampah dari para PKL kadang dibiarkan berserakan dan menumpuk di sisi jalan.

Menurut Yayan keberadaan PKL di sana sebenarnya sudah beberapa ditertibkan pihaknya.

Namun para PKL selalu kembali lagi ke sana satu persatu dan akhirnya menjamur.

“Nantinya setelah kami tertibkan, petugas akan memonitor terus lokasi bekas mereka berjualan. Agar mereka tak kembali lagi di sana,” katanya.