DepokNews- Ratusan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Kota Depok dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali ikut terlibat dalam aksi nasional di depan istana negara dan DPR Rl.

Salah satu peserta aksi, Cevin mengatakan aksi yang dilakukan hari ini masih sama tema nya dengan aksi sebelumnya yaitu menolak pengesahan RUU KUHP dan RUU KPK yang dinilai sebagai upaya pelemahan KPK.

“Selain itu kami juga menyuarakan reformasi agraria dan reformasi undang undang minerba yang kami nilai menguntungkan pihak korporasi,” katanya saat dikonfirmasi sebelum brangkat aksi di depan gedung Fisip UI. Selasa (23/9/2019).

Cevin juga menyoroti terkait kebakaran hutan yang mengakibatkan masyarakat terkena dampak dari asap kebakaran tersebut.

“Kami juga menyuarakan sikap pemerintah yang lambat menangani kebakaran hutan. Padahal sudah banyak dampak baik anak – anak dan dewasa seperti sesak napas dan lainnya, “jelasnya.

Selain itu aksi yang dilakukan hari ini akan tergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh indonesia dengan total mahasiswa yang Fisip UI yang itu berjumlah 150 orang.

” Kami akan gabung dengan Bem SI dan kami akan berangkat menggunakan 3 truk dan turun di depan gedung TBRI, “katanya.

Terpisah mahasiswa PNJ yang ikut dalam aksi, Ahmad Jaki mengatakan total mahasiswa PNJ yang ikut terbagi dalam 2 gelombang. Dan gelombang pertama dan kedua telah berangkat.

” Totalnya sekitar 200 yang sudah duluan dan kami gelombang kedua ini berjumlah 150 orang dan semua akan tergabung bersama Bem Si di depan gedung TVRI,”katanya.

Selain itu aksi yang dilakukan saat ini yaitu tetap pada tuntutan yang sebelumnya yaitu menolak RUU KPK serta reformasi UUd agraria dan minerba yang dinilai menguntungkan korporasi.

“Kami minta hal tersebut. Karena kami nilai semua RUU tersebut terkesan terburu – buru dan merugikan masyarakat, “tuturnya.