DepokNews- Anggota DPRD Depok dari Fraksi PKS Qurtifa Wijaya, menanggapi rencana Kota Depok, yang ingin ikut ke Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, Depok lebih baik tetap seperti sekarang ini, itu menurut dia lebih baik ketimbang bergabung dengan DKI Jakarta. Menjalin komunikasi dengan DKI lebih diperlukan untuk kegiatan pembangunan.

“Tidak mudah juga lakukan penggabungan dengan DKI. Tapi saya mendorong agar pemkot Depok lebih banyak jalin komunikasi dan kerjasama dengan DKI Jakarta. Sehingga berbagai kegiatan pembangunan seperti frastruktur, transportasi, penanganan banjir, kebersihan dan lainya bisa terintegrasi,” kata Qurtifa, beberapa waktu lalu.

Kota Depok, lanjut Qurtiva, dibentuk dengan Undang-undang dan prosesnya cukup panjang. Bahkan dirinya memprediksi jika Depok bergabung, Pemrov Jawa Barat belum tentu menyetujui pindah ke DKI Jakarta.

“Kota Depok dibentukkan pakai UU. Belum tentu juga Pemrov Jabar setuju. Lagi pula Jakarta itu kan kotanya, kotamadya,” jelasnya

Jika Depok bergabung maka nanti kepala daerahnya atau wali kotanya dipilih dan diangkat oleh gubernur dan Depok tidak memiliki dewan tingkat kota. Kalau bergabung, banyak yang harus dirubah.

“Maksud saya, untuk berbagai perubahan itu perlu banyak pengaturannya dan penyesuaiannya dan seperti apa formatnya,” ujarnya.

Namun sebaliknya ada nilai baik jika Depok bergabung ke DKI Jakarta, seperti secara kapasitas anggaran tentunya akan jadi lebih besar. Sehingga bisa terjadi percepatan pembangunan di Depok.

“Kalau rugi tidak ada, pembangunan jadi mudah terkoneksi dengan DKI Jakarta,” tutup Qurtiva.(mia)