Petugas kesehatan UPTD Puskesmas Pondok Sukmajaya sedang melakukan Penyelidikan Epidemiologi DBD di RW 09 Kelurahan Sukmajaya, belum lama ini. (Foto: istimewa)

DepokNews – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Pondok Sukmajaya gencar menjalankan Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) ke setiap rumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Sukmajaya.

Kepala UPTD Puskesmas Pondok Sukmajaya, Ihyani Nurdiena mengatakan, pihaknya memberdayakan kader Jumantik di setiap Rukun Warga (RW) untuk menjalankan PJB. Karena masih di masa pandemi, pelaksanaan pemantauan dibagi menjadi dua metode, yaitu langsung ke rumah warga dan melalui Whatsapp.

“Sampai saat ini kami sudah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di RW 7, 9, dan 10,” ujarnya, Selasa (27/04/21).

Ihyani menuturkan, kegiatan PE ini juga mengacu pada arahan dalam Surat Edaran Dinas Kesehatan Kota Depok No. 443/0400-P3M, tentang pemberitahuan tentang kesiapsiagaan Peningkatan kasus DBD. Setiap kader memeriksa bak penampungan air milik warga, jika terdapat jentik nyamuk maka diberi obat Abate.

Dikatakannya, berdasarkan data bulan April 2021, terdapat dua kasus DBD yang ditangani Puskesmas Pondok Sukmajaya. Untuk itu, imbuhnya, masyarakat diimbau menerapkan 3M Plus.

“Yakni menguras bak mandi, menutup penampungan air, memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis, serta plusnya bisa apa saja dilakukan untuk pencegahan tambahan,” jelasnya.

Masyarakat juga diimbau melakukan pemantauan jentik minimal satu minggu sekali di tempat penampungan air. Kemudian, melaporkan hasil pantauannya kepada kader Jumantik.

“Bila perlu tindaklanjut lebih jauh, warga dapat berkoordinasi dengan kelurahan untuk fogging,” tandasnya. 

Sumber : depok.go.id