DepokNews- Sebanyak 24 sekolah jenjang SMP dan SMA di Depok, turut serta mengikuti ajang kompetisi futsal. Pembukaan lomba futsal sendiri dilakukan di SMA Muhammadiyah 4 yang berlokasi di kelurahan Rangkapan Jaya Baru , Pancoran Mas.
Pengurus sekolah SMA Muhammadiyah 4 Ali Wartadinata mengatakan sebanyak 75 siswa yang mengikuti kompetisi futsal pelajar tersebut.
“Kegiatan tersebut juga dalam rangka menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya, Kamis (25/10/2018).
Peserta sendiri ada 75 orang terdiri dari 24 sekolah yakni SMP dan SMA. Ada 16 SMP yang ikut dan 8 SMA. Alhamdulillah semua peserta lomba sangat antusias. Supporter sekolah mereka pun tidak kalah semangatnya.
Kompetisi futsal diselenggarakan mulai Kamis (25/10) dan berakhir Sabtu (28/10). Pada hari pertama turnamen sekolah yang bertanding adalah SMP Muhamadiyah Cinangka melawan SMP Citra Negara.
“Juara pertama mendapat hadiah sebesar Rp 5 juta juga tropi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir mantan Kasatpol PP Kota Depok Sariyo Sabani. Sariyo yang kini menjadi calon legislatif DPRD Depok menuturkan para pemuda diharapkan menunjukan potensi dan bakat yang dimiliki.
“Saya melihat potensi anak-anak muda khusus nya pelajar luar biasa hebatnya. Tinggal bagaimana caranya kompetisi futsal antar sekolah seperti ini diperbanyak. Artinya kompetisi futsal antar sekolah perlu dihidupkan,” tuturnya.
“Para pelajar tersebut merupakan bibit unggul yang harus dibina,” ungkapnya.
Ia mencatat banyak klub futsal di Depok. Menurutnya,  jika dilakukan pembinaan yang baik maka lima tahun ke depan anak-anak muda yang memiliki bakat tersebut dapat menjadi atlet yang mumpuni.
Sariyo memaparkan potensi atlet muda di Depok tidak kalah dengan yang lain. Dirinya mencontohkan olahraga bola voli yang pembinaannya harus dilakukan sedini mungkin.
“Olahraga merupakan kegiatan positif yang bisa diikuti pelajar dan anak muda lainnya. Mereka dapat menyalurkan bakatnya ke arah positif  sehingga tidak ke hal yang negatif seperti tawuran, narkoba dan lain-lain,” paparnya.
Ia pun mendorong agar di setiap kelurahan diadakan turnamen pelajar. “Olahraga  futsal tidak hanya
berkreasi namun ada target yang ingin dicapai,” tutupnya.(mia)