DepokNews- Sebanyak 40 sampai 50 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Depok, dikerahkan untuk penjagaan di alun-alun Depok. Hal ini guna mensterilkan alun-alum dari pedagang kaki lima (PKL), dan oknum yang merusak fasilitas.

Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan, setiap hari anggotanya bertugas menjaga keamanan lokasi.

“Kami kerahkan antara 40 hingga 50 personel setiap hari di alun-alun agar aman dan kondusif,” kata Lienda, Sabtu (14/3/2020)

Lienda melanjutkan, satgas Satpol PP mengedepankan langkah persuasif dalam melakukan penertiban. Langkah tersebut dilakukan dengan menegur pedagang kaki lima maupun oknum yang merusak fasilitas alun-alun.

Lienda menambahkan, pihaknya menugaskan satgas untuk berjaga di luar maupun dalam alun-alun. Pembagian tugas dibagi menjadi tiga shift selama 24 jam.

“Kami tugaskan juga untuk berjagadi luar alun-alun untuk menertibkan PKL agar aktivitas lalu lintas dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Terakhir, Lienda berpesan kepada masyarakat Depok untuk menjaga fasilitas yang sudah tersedia di alun-alun Depok. Selain itu juga mengingatkan kepada PKL untuk tidak berdagang di sekitar alun-alun karena akan mengganggu aktivitas lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.(mia)