Bunda Elly Farida menghadiri kegiatan Sekolah Ayah Bunda yang diluncurkan DPAPMK Kota Depok, belum lama ini. (Foto: JD 05/Diskominfo)

DepokNews – Program Sekolah Ayah Bunda yang digagas Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok berhasil masuk dalam 45 finalis Top Inovasi Pelayanan Publik pada Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2021. Kota Depok akan bersaing dengan 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam lomba tersebut.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, inovasi yang diluncurkan sejak 2019 ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan sosial yang ada. Termasuk, mewujudkan ketahanan keluarga di Kota Depok.

“Saya sangat bersyukur inovasi Sekolah Ayah Bunda masuk 45 Top tingkat Jabar. Kami sedang mempersiapkan diri secara matang sebelum lomba Selasa besok,” katanya, kemarin, Sabtu (09/10/21).

Nessi menjelaskan, inovasi Sekolah Ayah Bunda merupakan satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan dua program sekaligus, antara Sekolah Ayah dan Sekolah Bunda. Kini program tersebut telah meluluskan tiga angkatan.

“Masing-masing angkatan 25 pasangan, usia maksimal 45 tahun, dan memiliki satu anak maksimal berusia jenjang SMP,” ujar Nessi.

Nessi menjelaskan, pada (12/10) mendatang akan dilaksanakan pemaparan materi terhadap inovasi yang telah dilakukan. Setelah paparan dari 45 inovasi seluruh kabupaten/kota, akan diumumkan inovasi yang masuk 10 besar.

“Kami berharap inovasi Sekolah Ayah Bunda masuk dalam tiga besar,” pungkasnya.

Sumber : depok.go.id