DepokNews–Masyarakat di Kota Depok dan sekitarnya dihimbau untuk mengantisipasi dan mencegah merebaknya hama ulat bulu di lingkungan masyarakat.

Demikian dikatakan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat membersihkan lingkungan di RW 06 Kampung Pondok Rangon, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.

Dengan mengenakan sarung tangan plastik, Pradi didampingi petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok tanpa ragu langsung menyemprotkan bahan kimia insektisida ke dinding rumah warga yang terkena serangan ulat bulu.

“Ini merupakan jenis ulat bulu yang gatal sekali jika terkena tubuh,”katanya.

Jumlahnya mencapai ratusan. Warga meminta agar hama ulat bulu ini segera ditangani karena sudah meresahkan.

“Alhamdulillah hari ini kita tangani dengan penyemprotan insektisida,” katanya.

Dia menambahkan penyemprotan ini sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran ulat bulu baik yang ada di pohon maupun di rumah warga.

“Langkah langkahnya seperti ini saja, penyemprotan sifatnya situasional. Jika warga membutuhkan, petugas siap untuk datang ke lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga yang rumahnya terkena serangan ulat bulu Misna mengaku resah dan khawatir dengan munculnya ratusan ulat bulu dirumahnya.

Menurutnya, ulat bulu tersebut berasal dari pohon asem tua yang ada diseberang rumahnya.

“Kejadiannya sudah tujuh hari, hari keempat saya baru lapor ke pak RW karena ulat semakin banyak. Setiap hari saya bersihkan ulat bulu yang ada dilantai depan bisa sampai 10 kali. Alhamdulillah belum ada warga yang menjadi korban,” katanya.

Mista berharap ada tindakan konkrit dari pemerintah agar ulat bulu ini tidak semakin banyak dan meresahkan

.”Baru tahun ini kejadian seperti ini. Saya mohon pihak terkait bisa mengatasi hama ulat bulu ini hingga tuntas dan tidak ada lagi hama ulat bulu,”katanya.