DepokNews – Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A., M.A. sebutkan fungsi penyuluh agama Islam harus dioptimalkan khususnya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan Zakat. Menurut Nur Azizah, di tahun 2018 potensi zakat di Indonesia sangatlah tinggi, mencapai 274 Trilyun Rupiah. Tantangannya adalah saat ini yang terhimpun baru di angka sekitar 11 Trilyun. Hal itu disampaikan Nur Azizah dalam agenda penyerahan Bantuan Mobil Operasional dari BPKH dan Daarut Tauhiid Peduli (DT Peduli) untuk LAZ Zakat Sukses pada Senin (8/3) di Jl. K.H.M. Yusuf Raya No.95, Mekar Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok.

Menurutnya, penyadaran untuk menunaikan zakat bagi seluruh umat Islam di Indonesia harus dioptimalkan melalui peranan seluruh penyuluh agama di setiap daerah. Harus ada kerjasama yang baik antara LAZ dengan KEMENAG RI, khususnya Seksi Bimas Islam yang membawahi para penyuluh agama. Khususnya yang ada di Kota Depok, para penyuluh agama ini harus turut diajak kerjasama salah satunya bersama LAZ Zakat Sukses dalam menyadarkan masyarakat untuk membayar Zakat.

Nur Azizah berharap dengan adanya bantuan mobil ini, dapat menjadi sarana yang memudahkan kegiatan operasional LAZ Zakat Sukses Kota Depok, sehingga di tahun ini dan kedepannya dapat menjaring lebih banyak lagi potensi masyarakat muzakki untuk berzakat.

“Insya Allah dengan adanya mobil operasional juga dengan melibatkan para penyuluh agama dalam berbagai kegiatan LAZ Zakat Sukses, dapat memudahkan menyadarkan dan menjemput potensi zakat yang sebagaimana disebutkan sebesar 274 T yang realisasinya baru 11 T, baru sekitar 4%. Memang kalau dilihat seperti ini kasihan kepada masyarakat belum memahami atau menyadari tentang kewajibannya khususnya dalam membayar zakat. Oleh karena itu, dengan adanya fasilitas mobil dapat memudahkan dalam memberikan edukasi terkait Zakat, Infaq dan Sedekah di masyarakat. Karena secara nasional baru terkumpul 4% dari potensi zakat nasional, saya berharap Zakat Sukses bekerjasama dengan berbagai pihak dapat meningkatkan pengumpulan dana ZISWAF tahun 2021 dua kali ZISWAF tahun 2020 di Depok. Demikian pula BAZNAS beserta seluruh LAZ di Indonesia juga dapat meningkatkan pengumpulan dana ZISWAF nasionalnya dua kali lipat”, papar Nur Azizah.

Ia turut menambahkan bahwa untuk terus meningkatkan penyadaran ini juga bisa melalui pemerintah daerah bersama KEMENAG RI. “Karena pemerintah daerah itu punya tangan hingga tingkat RT dan RW yang diharapkan bisa membangun kesadaran masyarakat.

“LAZ Zakat Sukses dapat mengajak para Ketua RT dan RW bekerjasama menyadarkan para muzaki di wilayah untuk menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah nya sekaligus mencari mustahiq untuk menerima Zakat atau program pemberdayaan dari Infak dan Sedekah. Tak lupa saya juga mengucapkan terima kasih kepada para Ulama, asatidz LAZ dan Panitia ZISWAF lain di seluruh Indonesia yang telah mengumpulkan sekaligus menyalurkan ZISWAF selama ini, semoga menjadi amal shaleh yg diridhoi Alloh SWT serta mengurangi beban kedhu’afaan bangsa Indonesia, khususnya dampak ekonomi pandemi Covid-19 masih belum mereda”, imbuhnya.

Nur Azizah juga berharap akan semakin banyak orang yang terus meningkatkan penyadaran ummat untuk menunaikan zakat, kedepannya tidak hanya mengandalkan peran penyuluh agama saja. Kalau ingin dirahmati Allah selalu kerjakan amar makruf dan nahi munkar. Mendirikan solat, taat pada Allah dan rasulnya, serta menunaikan zakat.

“Ya mudah-mudahan semuanya bisa menyadari pentingnya memahami dan mengamalkan ayat-ayat al-Quran yang menjamin kemuliaan martabat manusia di dunia dan akhirat. Dalam Hadits Riwayat Thirmidzi dari Abdullah bin Mas’ud R.A. disebutkan: Maukah kalian aku tunjukkan orang yang haram (tersentuh) api neraka? Yaitu orang yang; Qarib (mudah berteman/akrab); Hayyin (santun); Layyin (lembut); dan Sahl (memudahkan urusan). Tentu berdasarkan hadits tersebut kita tahu banyak maslahat dari menunaikan zakat, salah satunya adalah memudahkan urusan orang. Insya Allah dengan kita menunaikan zakat serta mengajak orang untuk menunaikan zakat, kita akan tergolong pada orang-orang yang Allah jauhkan dari api neraka”, pungkas Nur Azizah.