Penemuan mayat (Ilustrasi)
DepokNews- Berdasarkan hasil otopsi dari RS Polri Kramat Jati diketahui Ali Akbar (11) siswa yang ditewas di Sawangan, pada Sabtu (6/10) mengalami pendarahan.
Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Karena luka yang dialami cukup parah maka menyebabkan korban pendaharahan dan tewas.
“Hasil otopsi korban dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, diketahui korban mengalami kekerasan hingga meninggal dunia,” jelas Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Senin (8/10/2018).
Disebutkan bahwa korban mengalami luka akibat benda tajam. Setidaknya ada tujuh luka di tubuh korban akibat benda tajam. Serta satu luka di kepala akibat benda tumpul.
“Ada tujuh luka kekerasan benda tajam, yaitu pada bagian lengan bawah kanan, leher kanan, dada kiri, perut kanannya,” paparnya.
Firdaus melanjutkan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Diantaranya teman korban, orang tua dan beberapa orang diduga mengetahui dimana keberadaan terduga pelaku. Segala bentuk keterangan yang bisa mengungkap kasus ini pun akan dikembangkan.
“Kita juga akan memeriksa orang yang bersangkutan (yang mendengar minta tolong),” tandasnya.