DepokNews—Aparat Kepolisian Polresta Depok menangkap RR alias yang melakukan pencurian dengan modus sebagai anggota Kepolisian berdinas di Polresta Jakarta Selatan.

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi kepada wartawan pada Senin (25/2) mengatakan penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan korban WW seorang wanita tercatat sebagai warga di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Sawangan.

“Anggota kami mendapatkan laporan dari seorang warga yang telah hilang perhiasanannyan dicuri oleh pacarnya yang mengaku sebagai anggota polisi namun gadungan”katanya.

Mendapatkan laporan itu Polresta Depok membentuk tim dan langsung mencari pelaku, yang kemudian pelaku berhasil ditangkap di daerah Depok.

I Made menambahkan selain mencuri, tersangka menipu pacarnya dengan berpura-pura sebagai anggota Polri yang bertugas di Polres Jakarta Selatan.

“Tersangka mencuri sejumlah emas milik pacarnya sendiri.

Dicuri waktu dia sedang berada di rumah pacarnya. Tersangka juga mengaku sebagai Bintara Polisi yang betugas di Polres Jakarta Selatan

Saat melakukan aksinya Rizky kerap mengenakan seragam polisi ketika mereka sedang pacaran atau sedang berjalan-jalan bersama.

Rizky mencuri perhiasan WW setelah mereka berpacaran selama delapan bulan atau saat dia sudah mendapat kepercayaan sehingga leluasa berada di rumah korban.

Tersangka melakukan aksinya setelah delapan bulan berpacaran dan mendapat kepercayaan korban.

Selama berpacaran tersangka ini kerap mengenakan atribut Polri sehingga pacarnya percaya.

Kesal karena perhiasan emas miliknya dicuri, korban WW kemudian melaporkan pencurian tersebut ke Polresta Depok hingga akhirnya Rizky diciduk Unit Kejahatan dan Kekerasan  Satreskrim Polresta Depok.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan 
pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dan pasal 228 KUHP karena mengenakan atribut Polri untuk menipu orang lain.

“Dijerat pasal 362 KUHP juncto 228 KUHP, ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara.

“Sekarang diperiksa oleh anggota kami untuk mengetahui sudah berapa lama dia menipu dan berapa banyak korbannya,”katanya.