DepokNews– Kejadian satu Keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak yang dibantai oleh orang tak dikenal di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojong Sari masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Polsek Sawangan, Kompol Suprasetyo saat dikonfirmasi. Jumat (10/1/2020).

“Kasus penganiayaan ini masih diselidiki Reskrim Polres Metro Kota Depok dan Polsek Sawangan. Sejumlah saksi-saksi sudah kami mintai keterangan,” ujarnya

Dijelaskan Kompol Suprasetyo ,keempat korban saat ini masih menjalankan perawatan di RSUD Kota Depok, Jawa Barat.

“Rata-rata luka di kepala diduga akibat hantaman benda keras,” katanya.

Sementara itu salah satu saksi, Nuradi mengatakan untuk keseharian Sumitro tidak mempunyai musuh di lingkungan lantaran sebagai orang penduduk asli Kp.Curug dikenal sebagai montir bengkel motor.

“Perasaan tidak ada deh musuh kan Kesehariannya hanya kerja di bengkel saja,”katanya.

Selanjutnya ciri-ciri pelaku dari keterangan keluarga korban berambut pendek dengan celana pendek.

” Karena masih terluka masih perawatan itensif rumah sakit. Belum bisa dimintai keterangan lebih banyak termasuk polisi Polsek Sawangan,”katanya.

Sebelumnya Nasib nahas dialami satu keluarga di daerah Curug Bojongsari, Kota Depok, Jumat (10/1) subuh. Pasalnya satu keluarga tersebut kritis akibat luka parah dianiaya oleh orang tidak kenal memasuki rumah korban dan menyerang secara membabi buta.

Berdasarkan keterangan Ketua RW 06 peristiwa diketahui sekitar pukul 04.00 WIB Subuh. Dimana satu keluarga terluka parah masing-masing di kepala akibat hantaman benda keras sejenis besi oleh pelaku.

“Ke empat anggota keluarga tersebut yaitu Sumitro (45) , istri Juju (40), dan kedua anak laki-lakinya Fadli (6), lalu Fikri (4),”ujar Ahmad.

“Pelaku seorang diri masuk dari pintu belakang tidak terkunci langsung membabi buta menghajar dengan benda keras seperti gagang besi ke kepala satu keluarga tersebut saat sedang tidur,”ujar Ahmad di lokasi Kejadian Kp.Curug RT.01/06, Bojongsari, Kota Depok. Jum’at (10/2/2020).

Korban Sumitro sebagai pemilik rumah tidak dapat melawan lantaran spontan pelaku diketahui seorang diri masuk ke dalam rumah langsung memukul rata-rata bagian kepala hingga luka parah.

“Dugaan pelaku hanya ingin melukai Korban Sumitro, namun lantaran istri dan kedua anaknya bangun langsung teriak sekalian dihajar juga dihantam di bagian kepala setelah itu pelaku keluar lari ke semak-semak,”katanya