DepokNews–Aparat Kepolisian Polresta Depok memburu pihak yang menyebarkan surat kaleng atau teror surat ancaman pembunuhan terhadap10 ulama di Kota Depok.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiarto pada Senin (5/3) pihaknya bersama Kodim 0508 Depok dan stakeholderlainnya telah melakukan langkah-langkah untuk meredam kepanikan warga.

Diantaranya adalah dengan mendatangi langsung sejumlah ulama yang disebut dalam surat tersebut.

“Iya kami telah datangi para ulama, agar masyarakat semakin tenang kami juga rutin melakukan patroli dan penjagaan,” katanya.

Pihaknya tengah berupaya serius untuk mengungkap dalang sekaligus pelaku pengancaman itu.

“Tentu akan kami tindak tegas karena telah membuat resah masyarakat”katanya.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan diketahui, alamat pengirim yang tertera di surat tersebut ternyata tidak sesuai alias fiktif.

“Anggota kita sudah cek alamatnya di kawasan Jakarta Timur ternyata fiktif,”katanya.

Diberitakan sebelumnya aparat Kepolisian Polresta Depok menerima adanya selebaran gelap yang isinya ancaman terhadap 10 ulama di Kota Depok.

Surat tersebut ditemukan di kawasan permukiman elit, Grand Depok City cluster Gardenia, Blok Q RT.03/07 Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmjaya, Kota Depok.

Di surat yang ditemukan oleh petugas keamanan setempat menyebutkan, ada 10 nama ulama yang tercantum dalam selebaran itu.