DepokNews- Polrestro Depok berhasil mengamankan dua dari tiga pelaku perampokan dua tenaga kesehatan, yang dirampok di dalam angkot.

Mereka adalah WM dan AS. Kedua diamankan di dua lokasi berbeda. Pelaku yang pertama diamankan adalah AS kemudian dikembangkan dan diamankan kembali yaitu WM. Keduanya diamankan di Cilodong Depok dan Pulogadung Jakarta Timur. Perampokan itu terjadi pada Minggu (21/6) malam.

Saat itu kedua korban yaitu SR dan RP. Saat itu kedua korban baru saja pulang kerja dan naik angkot. Karena sudah malam, keduanya naik angkot yang kebetulan melintas.

“Mereka tidak menengok jurusan kemana. Naik saja yang harusnya ke arah Cibinong, kemudian naik. Di dalam angkot itu sudah ada dua penumpang sebelumnya,” kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Senin (29/6).

Tak lama berada di angkot, kedua pelaku langsung beraksi. Pelaku mengancam korban hingga korban ketakutan dan menyerahkan hartanya.

“Salah satunya mengambil ATM korban. Kemudian berhenti di salah satu ATM mengambil isi ATM korban mencocokkan pin kemudian menganbil semua uang yang ada di ATM korban,” paparnya.

Setelah harta korban digasak, kemudian pelaku menurunkan korban di kawasan Cibinong. Korban kemudian melapor ke polisi.

“Kita telusuri, mereka buat laporan di polres. Kita telusuri dari berbagai bukti yang ada, utamanya keterangan para korban menuju kemana, angkutan warna apa, berapa orang ciri-ciri dan logat. Satreskrim akhirnya mendapatkan petunjuk daerah pelaku,” tukasnya.

Polisi pun berhasil mengamankan kedua pelaku. Sedangkan satu orang lagi masih buron.

“Untuk supir masih buron yaitu S,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman.

“Maksimal hukumannya 12 tahun tahun penjara,” tutupnya.(mia)